Saturday, September 12, 2015

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas


Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 

1 April 2015,  Disket Bekas

Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyak😊 hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?


2 April 2015, Kardus Bekas Bir

Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.


3 April 2015, CD Bekas

Akhirnya menemukan cara mudah mendaur ulang kepingan CD bekas. Aku jadikan#mechanic #binder cara menyatukan kepingan-kepingan itu cukup dengan menggunakan kenop besi dan memotong pinggirnya bisa menggunakan #cutterhanya saja jika menggunakan empat kepingan bentuknya akan lebih bujur sangkar. Binder yang aku buat ini ukurannya 17x19cm bisa jadi album foto instagram.


4 April 2015, Sampul Majalah Bekas

Banyak hal yang bisa dilakukan dengan majalah bekas. Salah satunya menjadikannya sampul#handmadenotebook pertama kali mencobanya ketika temanku akan menikah dan minta dibuatkan souvenir. Temanku penggemar musik yang cukup 'hardcore'. Saat itu yg diminta temanku adalah membuat sampul untuk CD kompilasi lagu yg dibuat. Kebetulan aku sempat berlangganan majalah @rollingstone edisi US ketika masih ukuran lama (ukuran besar). Setelah percobaan beberapa kali akhirnya tercipta lipatan yg cocok untuk sampul notebook sekaligus selipan CD. Saat itu 200 pcs notebook tidak ada satupun yang sampulnya sama. Ketika perayaan pernikahan temanku tiba, tamu mengantri di meja tamu karena masing-masing sibuk pilih gambar sampul mana yang mau dibawa pulang tapi kalo sampul-sampul ini, aku aja yang bawa pulang.



5 April 2015, Karung Bekas Makanan Kucing

Karung plastik bekas makanan kucing, anjing atau karung beras, biasanya gambarnya lucu-lucu. Jangan buru-buru dibuang karena bisa dimanfaatkan kembali untuk jadi tas belanja, dompet dan tentu saja sampul notebook seperti yang aku buat ini. Satu karung bisa jadi 3 sampul notebook ukuran A5. Jangan lupa rendam dulu karungnya pake air sabun, biar bau isi karungnya hilang. Cara yang paling mudah untuk mengolah karung-karung ini adalah dengan menjahitnya 🐈🐩🐢 selamat mencoba.


6 April 2015, Kemasan Bekas Spare Part

Hari ini aku memanfaatkan kemasan 'spare part electronic' untuk membuat #minibook dan di dalam bekas kemasan ini bisa diisi benda-benda.


7 April 2015, Kemasan Bekas Hardware Komputer

Hari ini aku coba memanfaatkan kemasan bekas hard disk. Dus pengganjal ini biasanya bentuknya ga fleksibel karena di desain untuk menjaga agar hard disk 'tercengkram' dengan kuat ketika ada di dalam dus. Karena permukaan dus pengganjal tidak rata, untuk variasi aku tambah tali sebagai 'jemuran' yang bisa dipakai untuk menjepit kertas pesan, foto atau apapun. 


8 April 2015, Kemasan Bekas Intax Photo

Yang suka mainan instax photo (kamera polaroid versi mini) pasti punya kotak plastik hitam ini. Kotak ini adalah tempat lembaran-lembaran foto instax yang dimasukan ke dalam kamera. Jika lembaran-lembaran foto habis di pakai. Kotak ini jadi kosong dan seringkali menumpuk jadi sampah. Nah jangan buru-buru dibuang. Kita manfaatkan saja jadi sampul album foto instax yuk. Dengan teknik akordeon #bookbinding kotak ini bisa kita manfaatkan kembali.


9 April 2015, Bekas Lembar Program Pertunjukan

Hari ini menjawab tantangan dari @papermoonpuppet yang mengirimi aku sekardus #leaflet pertujukan mereka yang sudah lewat. Leaflet seperti ini biasanya dicetak dengan kualitas cetakan dan kertas yang bagus. Setelah mencoba-coba dengan berbagai lipatan, akhirnya dua bagian dari leaflet ini yang aku pilih jadi sampul. #handmadenotebookini akan segera jadi salah satu#merchandise kolaborasi.


10 April 2015, Amplop Bekas Paket

Hari ini giliran amplop bekas paket dari ebay. Cukup banyak amplop-amplop seperti ini di@tobucil karena sebagian alat-alat merajut yg dijual di #tobucil dibeli dari #ebay. Aku selalu tertarik dengan tempelan-tempelan yang ada di amplop, label alamat, barcode, cap dan coretan kode-kode dari jasa pengirimannya, belum lagi stiker cukai. Semua membuat amplop kuning gembung (karena ada bubble wrapnya) punya daya artistik yang khas. Amplop-amplop seperti inilah yang selalu menarik untukku jadikan sampul.


11 April 2015, Amplop Surat Bekas
Hari ini giliran amplop bekas paket dari ebay. Cukup banyak amplop-amplop seperti ini di@tobucil karena sebagian alat-alat merajut yg dijual di #tobucil dibeli dari #ebay. Aku selalu tertarik dengan tempelan-tempelan yang ada di amplop, label alamat, barcode, cap dan coretan kode-kode dari jasa pengirimannya, belum lagi stiker cukai. Semua membuat amplop kuning gembung (karena ada bubble wrapnya) punya daya artistik yang khas. Amplop-amplop seperti inilah yang selalu menarik untukku jadikan sampul.

12 April 2015, Kantong Bekas Belanja

Hari ini giliran tas kertas bekas belanjaan. Tas belanja ini biasanya dibuat dari kertas yang cukup tebal dan kuat. Dengan ukuran yang lumayan besar, memberi keleluasaan dalam memilih bagian mana yang paling menarik dan dilipat sesuai dengan ukuran yang diinginkan.


13 April 2015, Bungkus Bekas Kopi Aroma

Sebagai peminum kopi Aroma 'mokka arabika' aku punya banyak kantong kertas bekas pembungkus kopi Aroma dan kenapa tidak kumanfaatkan saja sebagai sampul #handmadenotebook buatku kopi Aroma bukan hanya teman setiap hari, tapi juga nilai-nilai bisnis Pak Widya, pemiliknya, menjadi nilai yang kuteladani dalam menjalani usaha. Selamat menjalani hari ini, semoga seninmu senikmat dan sehangat secangkir Aroma arabika.


14 April 2015, Kaset Bekas

Hari ini giliran kaset. Berhubung udah ga punya alat pemutarnya, jadi beberapa aku daur ulang aja.


15 April 2015, Gabus Botol 

Hari ini iseng mencoba membuat #minibook dari gabus bekas tutup botol anggur suka banget sama efek akordeonnya dan senang dengan perasaan iseng ketika membuatnya.


16 April 2015, Kantong Plastik Bekas Belanja

Hari ini giliran kantong plastik bekas belanjaan jadi sampul. Ada beberapa cara untuk membuat sampul dari kantong plastik ini tampak kaku dan rapi. Beberapa melakukannya dengan menyetrika beberapa rangkap kantong plastik. Namun cara ini punya dampak yang lain. Ketika kantong plastik dipanaskan, ada zat-zat berbahaya yang dilepaskan ke udara yang aku rasakan, kepalaku seringkali jadi pusing setelah menyetrika kantong plastik. Akhirnya aku memilih cara aman. Tidak perlu di setrika berangkap-rangkap, tapi cukup di beri lapisan pengeras, seperti kain keras. Jadi potong lapisan pengeras seukuran sampul, lalu bungkus dengan kantong plastik ini dan jahit tepinya. Cukup aman dan hasilnya lebih rapi daripada di setrika. 


17 April 2015, Bekas Foto Rontgen 

Hari ini memanfaatkan foto x-rays gigiku yang sudah tidak terpakai. 


18 April 2015, Majalah bekas + Plastik Bening Bekas
Hari ini giliran plastik bening yang pastinya ga bisa dihindari keberadaannya dalam keseharian kita. Dengan menggabungkan lembaran majalah bekas dan lipatan sederhana, plastik bening bekas dan majalah bekas ini bisa jadi sampul.

19 April 2015, Kotak Bekas Pizza

Pizza time! Aku paling suka mengumpulkan kotak bekas pizza. Suka dengan warna coklat dan ketebalannya pas buat sampul. Cukup berhati-hati juga makannya biar kotaknya ga kena minyak  dan bisa dipakai lagi :D



20 April 2015, Kemasan Tetra Pak Bekas

Karena di @tobuciljualan minuman kotak, sampah kemasan#tetrapak selalu masuk tempat sampah yang terpisah. Kadang ada teman-teman yg meminta kemasan #tetrapak ini untuk di daur ulang. Hari ini giliran aku yang mencoba menjadikannya#handmadenotebook Aku suka dengan warna perak lapisan alumunium juga efek garis bekas lipatan. Ketika dijahit jadi satu, efeknya jadi #vintage #industrial bingitz πŸ˜„ sengaja aku tambah #metalcharm #naturaluntuk mempertegas kesan industrialnya dan sekaligus kontras dengan bentuk burung dan pohon. Hal yang menyenangkan dari mendaur ulang kemasan tetrapak, satu sampul dengan tambahan saku dalam, bisa menghabiskan 5 kemasan tetrapak.


21 April 2015, Kemasan Bekas Detergen Cair

Bagi pengguna #liquiddetergent plastik kemasannya bisa disulap jadi #bindermechanic dengan dua kantong di bagian sampulnya. Plastik kemasan detergent cukup kuat dan tentunya sulit hancur secara alami juga bisa menyebabkan banjir jika menyumbat saluran air. Untuk membuat binder ini, dibutuhkan dua kemasan bekas. Caranya tinggal dicuci bersih, keringkan, kemudian masing-masing dipotong bagian atasnya sehingga membentuk amplop. Setelah itu, dua kantong di satukan bersama-sama pada saat menempelkan binder mechanic dengan menggunakan kenop besi. 


22 April 2015, Spanduk Vinyl Bekas

Selamat Hari Bumi 🌍 Di penghujung tantangan#22recyclednotebooks aku menutupnya dengan memanfaatkan spanduk bekas. Dari satu lembar spanduk bisa menghasilkan banyak loh. Dan caranya mudah, tidak perlu di jahit, cukup di lipat-lipat saja. Lipatan-lipatan itu bisa dikunci dengan kancing penutupnya sekaligus.


Lengkap sudah 22 hari menantang diri sendiri mendaur ulang sampah di sekitarku untuk jadi#handmadenotebook lumayan mengasah kepekaan terhadap beragam material dan keluar dari zona aman dalam berkarya. Sampai jumpa ditantangan selanjutnya


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...