Skip to main content

Mari Piknik di Pasar-Pasaran, 14-15 Juni 2014 @ Ubud - Bali

Desember 2013 lalu untuk pertama kalinya aku bergabung di acara Pasar-pasaran 'Sunday Morning Artsy Crafty Market in Ubud', di acara ini pula untuk pertama kalinya aku ikutan bazaar di luar pulau Jawa. Buatku tentunya sangat menyenangkan, karena setelah sepuluh tahun yang lalu mondar-mandir Bandung - Denpasar untuk ngurusin Tobucil Denpasar Almarhum dan kini kembali dengan suasana, situasi, kepentingan dan hati yang berbeda. Seperti liburan saja, meskipun sambil buka lapak.


Ada Arie Triono yang kukenal sejak buka toko online di multiply Kamar Karma dan bikin bazaar 'Bukan Bazaar' di Kemang, Jakarta, dulu (waktu multiply masih aktif-aktifnya). Sampai kemudian Arie pindah ke Ubud dan bersama Anya juga Eta Sipayung, membentuk Kerdus Ubud. Mereka bertiga dengan penuh semangat mewarnai Ubud dengan Pasar-pasaran.


Yang menyenangkan dari Pasar-pasaran karena suasananya beneran piknik di halaman hijau tempat bernama 'Garden' dan hanya berlangsung dari Pk. 10.00 - 15.00 WITA, tidak terlalu lama dan tidak pula terlalu sebentar untuk sebuah acara piknik di halaman belakang. Selain bazaar, ada pula macam-macam workshop untuk para pengunjung yang mayoritas adalah komunitas ekspatriat yang tinggal di Ubud. Aku sempat ngasih workshop yubiami yang mudah untuk dilakukan. Dan yang menyenangkan pesertanya justru banyak anak-anak Jepang yang sangat trampil dan cepat sekali belajar. Selain workshop juga ada pertunjukkan musik di taman dan pertunjukkan tari perut.



Nah, tanggal 14 & 15 Juni 2014 ini, aku kembali berpartisipasi di acara yang menyenangkan ini. Bedanya Pasar-pasaran kali ini ada Pasar Prakarya, dimana aku akan buka kelas book binding untuk dewasa dan anak-anak juga. Selain aku ada Resatio yang akan memberikan workshop kolase dan juga Tetangga Pak Gesang akan menghibur pengunjung Pasar-pasarasan (ini judulnya pergi piknik rame-rame :)) senangnya!). Buat yang di Ubud, Bali atau yang mau berlibur ke sini, mari berpiknik bersama di Pasar-pasaran ya.. :)


Jadwal Lengkapnya bisa di lihat di sini:

Tahun ini di PASAR-PASARAN ada acara PASAR PRAKARYA: Saturday morning artsy crafty workshop. Sesi khusus kelas kerajinan tangan yang akan diadakan pada hari Sabtu, 14 Juni 2014, jam 09.00 - 16.00. di Kafe Topi, Jl. Nyuh Kuning 2, Ubud, Bali.

Kami akan mengadakan 3 kelas (workshop), yaitu:

Kelas pertama:
Jam 09.00 - 10.00: Bookbinding untuk anak (6 - 12 tahun). Simple binding, origami book dan accordion book.

Kelas kedua:
Jam 10.30 - 12.30: Kolase

Kelas ketiga:
Jam 13.00 - 16.00: Bookbinding untuk dewasa. Simple binding, long stitch binding dan french link binding.

PASAR PRAKARYA: Saturday morning artsy crafty workshop. 14 Juni 2014
PASAR-PASARAN: Sunday morning artsy crafty market. 15 Juni 2014.

Info dan pendaftaran, silakan email ke: 

Comments

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto , tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah.. Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih). 1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran k

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan. Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru. Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris. Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.

Hari #6: Cara Membuat Kotak Serba Guna Dari Kardus Bekas

Hari #6, mari kita membuat kotak serba guna. Biasanya menjelang hari raya begini, udah pada mulai sibuk beres-beres rumah. Kotak serbaguna seperti ini biasanya diperlukan untuk menyimpan barang-barang yang terpakai maupun yang tidak. Caranya sangat mudah, karena tidak perlu membuat kotak  dari kardus baru, cukup dengan memanfaatkan kardus bekas dan sedikit sentuhan saja. Bahan yang diperlukan: Dus bekas kertas (yang ada tutupnya), plastik bercorak buat taplak meja (mengapa menggunakan plastik taplak, bukan kain atau kertas? tujuannya biar umur dus jadi lebih lama, karena tidak mudah rusak karena basah), tali tas, lem aibon, doule tape, kancing ukuran disesuaikan dengan lebar tali tas 4 buah), jarum dan benang, karton untuk lapisan dalam), jarum pentul.  1. Potong plastik taplak dengan ukuran setinggi dus (lebihi beberapa cm dibagian atas dan bawahnya) dengan panjang sesuai dengan ukuran keliling dus. 2. Lumuri sisi dus dengan lem aibon, kemudian tempelkan plastik taplak membun