Skip to main content

Dibuka Pendafataran Peserta Bazaar Crafty Days #7 Tobucil & Klabs 2013

Tobucil & Klabs, kembali menyelenggarakan acara tahunan Crafty Days untuk ketujuh kalinya. Kali ini Crafty Days #7 bertepatan dengan ulang tahun Tobucil & Klabs yang ke 12 dan bertempat di Gedung Indonesia Menggugat JL. Perintis Kemerdekaan No. 5 Bandung dengan konsep indoor, ruangan yang lebih luas, acara yang lebih padat dan dengan harapan bisa lebih nyaman bagi semua yang hadir. Crafty Days#7 yang akan diselenggarakan pada hari Sabtu & Minggu, 11 & 12 Mei 2013, meliputi kegiatan pameran, bazaar handmade, workshop, craftypreneur forum dan musik sore.

Untuk itu, kami membuka pendaftaran bagi crafter yang ingin berpartisipasi pada bazaar handmade Crafty Days #7 dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran online yang telah di sediakan.
2. Barang yang dijual adalah karya kerajinan tangan buatan sendiri
3. Tobucil & Klabs akan menseleksi peserta keunikan desain dan bahan yang belum pernah ditampilkan di crafty days sebelumnya.
4. Tahun ini Crafty Days #7 menyediakan 40 meja berukuran 120 cm x 60cm.
5. Pendaftaran peserta bazaar dibuka mulai: 4 Februari 2013 s/d 7 April 2013 (terbuka bagi peserta dari Bandung maupun luar Bandung). 
6. Peserta yang terpilih akan di hubungi selambat-lambatnya Jumat, 12 April 2013 melalui email dan telepon.
7. Registrasi ulang bagi peserta yang terpilih dilakukan selambat-lambatnya Jumat, 19 April 2013.
8. Peserta yang terpilih membayar biaya sewa meja Rp. 400.000 (untuk dua hari/meja + 2 kursi lipat).
9. TOBUCIL TIDAK MENGAMBIL PRESENTASE DARI PENJUALAN.

Formulir pendafataran klik di sini.

Informasi dan silahkan menghubungi:
tobucil 022 4261548 (senin-minggu, Pk. 9.00 - 20.00 wib)
atau follow twitter @tobucil

Comments

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 
1 April 2015,  Disket Bekas Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyak😊 hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?
2 April 2015, Kardus Bekas Bir Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.
3 April 2015, …

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.