Skip to main content

Inspirasi Di Hari Kamis

Inspirasi itu bisa muncul dari secangkir kopi susu enak di tempat sarapan langganan bersama para sahabat..


atau foto salah satu karya brick artist Nathan Sawaya kiriman seorang teman yang menyaksikannya secara langsung, membuat kerinduanku merasakan karya seni terbaik yang menggugah serta menggetarkan, hadir kembali.. (makasih loh mas Aryo untuk kiriman fotonya dan bikin sirik pengen nonton juga pamerannya :D. Foto jepretan Aryo Wisanggeni)

juga barang-barang vintage dari toko sahabat.. serta kenangan cerutu Adipati kesukaan bapak dan penggaris kayu penambah koleksi


dan obrolan ga penting bersama para sahabat, kompetisi trivia IMDB aktor-aktor ganteng ditemani es kopi susu dan cake ketan hitam diiringi alunan merdu suara Titik Puspa lewat piringan hitam di sore yang 'vintage'..


tak ketinggalan kucing-kucing di rumah yang selalu memberi semangat mengikuti keingin tahuan..


Terima kasih Ariani Darmawan, Budi Warsito, Pauline Toruan, Aryo Wisanggeni dan kucing-kucing di rumah: Goldi, Snowi, Bleki untuk semua yang telah memberi inspirasi di hari kamis..


Comments

Ayu Welirang said…
Kamis yang sangat manis. Bukan begitu Mbak Tarlen?

Kopi dan bolu itu sepertinya lebih enak lagi kalau berhias lagu Pearl Jam. :D
lagu titik puspa yang kami dengarkan dari piringan hitam
ya Allah suasana yg gak bisa dibeli dgn uang.....bikin ngiri banget siiihhh.... ketenangan bisa aku rasakan dalam tulisan itu....

Popular posts from this blog

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 
1 April 2015,  Disket Bekas Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyak😊 hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?
2 April 2015, Kardus Bekas Bir Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.
3 April 2015, …

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.