Skip to main content

Sampul Kulit Untuk Pocketbook

Ini adalah sampul untuk membendel pocketbook yang selama ini aku bikin. Selama ini beberapa teman yang senang menggunakan pocketbook buatanku sebagai buku catatan sehari-hari, mereka ga cukup hanya membawa satu pocketbook saja. Nah, sekarang aku bikin sampulnya biar bisa membendel 4 pocketbook ini sekaligus. Kalau sudah habis, bisa di ganti dengan pocketbook yang baru. 
Aku memanfaatkan sisa-sisa potongan bahan kulit yang ada di studioku. Sengaja aku bikin model sampul yang bisa diisi ulang, karena kulitnya kulit sapi asli, jadi makin lama biasanya bahan kulit seperti ini akan semakin mengkilat karena terlapisi oleh minyak yang terkandung di dalamnya dan semakin dipakai semakin terlihat bagus. (Maaf untuk para pecinta hewan yang anti bahan-bahan seperti ini :D).

Pengikatnya aku pakai tali karet dengan variasi kancing sebagai kuncinya. Posisi karet pengikatpun bisa horizontal dan vertikal, terserah saja.. Di bagian dalam sampul aku kasih kantong.
Untuk ketebalan atau jumlah pocketbook yang bisa di bundel ini bisa bervariasi kok.. sesuai dengan kebutuhan aja, bisa lebih dari 4 juga. Gimana, tertarik?

Comments

Ekbess said…
Hua... Mbak Tarlen ini... ide-ide nya ndak pernah habis dan selalu keren *tambah nge-fans saya :)
Oya kemarin saya juga bikin pocketbook, asli selalu terinspirasi dari mbak Tralen, makasih sangat yah Mbak :)
Amanda Putri said…
suka banget mbaa... mauuu....
Dewie.Rha said…
Mba Tarlen..keren banget, jadi terinspirasi..makasih ya atas ide2 nya yg briliant
vitarlenology said…
Terima kasih teman-teman untuk apresiasinya.. sangat menambah semangat.. :)

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.

Hari #6: Cara Membuat Kotak Serba Guna Dari Kardus Bekas

Hari #6, mari kita membuat kotak serba guna. Biasanya menjelang hari raya begini, udah pada mulai sibuk beres-beres rumah. Kotak serbaguna seperti ini biasanya diperlukan untuk menyimpan barang-barang yang terpakai maupun yang tidak. Caranya sangat mudah, karena tidak perlu membuat kotak  dari kardus baru, cukup dengan memanfaatkan kardus bekas dan sedikit sentuhan saja.


Bahan yang diperlukan: Dus bekas kertas (yang ada tutupnya), plastik bercorak buat taplak meja (mengapa menggunakan plastik taplak, bukan kain atau kertas? tujuannya biar umur dus jadi lebih lama, karena tidak mudah rusak karena basah), tali tas, lem aibon, doule tape, kancing ukuran disesuaikan dengan lebar tali tas 4 buah), jarum dan benang, karton untuk lapisan dalam), jarum pentul.

 1. Potong plastik taplak dengan ukuran setinggi dus (lebihi beberapa cm dibagian atas dan bawahnya) dengan panjang sesuai dengan ukuran keliling dus.


2. Lumuri sisi dus dengan lem aibon, kemudian tempelkan plastik taplak membungkus kelil…