Skip to main content

Horeee 'Mwathrika' Papermoon Puppet Theatre, Bakalan Pentas di Bandung



Untuk kamu .. yang tak pernah bertemu mereka sebelumnya...
atau kamu, yang ingin menjumpai mereka lagi..

 Baba,
Seorang ayah yang rendah hati, orang tua tunggal, bertangan satu, dan mencintai keluarganya melebihi apapun yang ada di dunia ini...

Moyo,
Anak lelaki sulung dalam keluarga Baba. Masih belia.. berusia 10 tahun.. yang menjaga saudaranya dengan segenap kemampuannya...

 Tupu, 
Anak bungsu keluarga Baba.. 
berusia 4 tahun dan selalu merasa bahagia...

Haki,
Tetangga Baba, orang tua tunggal... yang mengurus anak perempuannya..
Haki seperti halnya kita.. 
hanya menginginkan kehidupan yang aman tentram..

Lacuna,
Anak Haki satu-satunya.. selalu duduk di kursi roda, dan hatinya selembut aromanis..

Dengan seting baru, material baru dan warna yang berbeda, semua itu dapat disaksikan dalam pentas  MWATHIRIKA 

15 & 16 JUNE 2012
di IFI (dulu CCF)
Jl. Purnawarman No. 32
Bandung 40117

15 Juni 2012 pertunjukan mulai Pk. 15.00 (boleh memotret) & 
Pk. 19.30 (tidak boleh memotret)
16 Juni 2012 pertunjukan mulai Pk. 19.30 (tidak boleh memotret)

HTM Hanya Rp. 30.000,- 

Tiket dapat dibeli di: 
Tobucil & Klabs Jl. Aceh no.56 Bandung
Telp. 022 4261548
mulai 1 Juni 2012


Pembelian tiket secara online dapat di lakukan dengan mengirimkan email ke:
tobucil@gmail.com atau twitter @tobucil or @vitarlenology

 'MWATHIRIKA' mendapatkan anugrah  Empowering Women Artists 2010 
dari Kelola Foundation, HIVOS, dan FORD Foundation.
 Pada bulan September dan Oktober 2012, 'MWATHIRIKA' akan menggelar pertunjukan keliling selama 1 bulan di Amerika Serikat bekerjasama dengan  Center Stage ..

Pertunjukan MWATHIRIKA di Bandung di sponsori oleh IFI Bandung,
serta didukung penuh oleh:

Untuk membaca apresiasi pertunjukan MWATHIRIKA sebelumnya:
www.mwathirika-puppet.blogspot.com  www.mwathirika-puppet.blogspot.com



dipublikasikan ulang dari www.papermoonpuppet.com

Comments

Popular posts from this blog

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 
1 April 2015,  Disket Bekas Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyak😊 hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?
2 April 2015, Kardus Bekas Bir Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.
3 April 2015, …

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.