Skip to main content

Siapa Mau Ikut Bazaar Crafty Days #6, 5-6 Mei 2012 @tobucil ?




Tobucil & Klabs, kembali menyelenggarakan acara tahunan Crafty Days untuk keenam kalinya, meliputi kegiatan pameran, bazaar dan workshop.

Untuk itu, kami membuka pendaftaran untuk kegiatan bazaar dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Barang yang dijual adalah karya kerajinan tangan buatan sendiri dan tidak diproduksi dalam jumlah masal. 

2. Peserta yang mendaftar mengirimkan data/foto/link contoh karya ke tobucil@gmail.com.

Untuk data silahkan copy form berikut ini:


-------
Formulir Pendaftaran Crafty Days #6

NAMA LENGKAP PESERTA:
NAMA LABEL/MEREK (jika ada):
ALAMAT LENGKAP:
NO TELEPON & NO. HP:
ALAMAT EMAIL:
ALAMAT BLOG (jika ada):
TWITTER:DESKRIPSIKAN BARANG YANG AKAN DIJUAL:
sertakan foto maksimal 5 foto
--------------


3. Pendaftaran peserta bazaar dibuka mulai: 1 Maret - 1 April  2012 (terbuka bagi peserta dari bandung maupun luar Bandung).

4. Formulir pendaftaran di serahkan selambat-lambatnya tanggal 1 April 2012, melalui email maupun datang langsung ke Tobucil Jl. Aceh 56 Bandung. Formulir yang terlambat masuk tidak akan diikutsertakan dalam seleksi pemilihan peserta bazaar. 

5. Tobucil & Klabs akan menseleksi peserta yang mendaftarberdasarkan: keunikan desain dan bahan yang belum pernah ditampilkan di crafty days sebelumnya. Hanya tersedia 15 meja.

6. Peserta yang terpilih akan di hubungi selambat-lambatnya tanggal 16 April 2011 melalui email dan telepon.

7. Peserta yang terpilih membayar biaya sewa meja rp. 350.000 (untuk dua hari/meja)

8. TOBUCIL TIDAK MENGAMBIL PRESENTASE DARI PENJUALAN.

keterangan lebih lanjut silahkan hubungi:
tobucil 022 4261548 (senin-minggu, Pk. 9.00 - 20.00 wib)


Tentang Crafty Days Sebelumnya bisa di cek di sini 


Comments

Malicka said…
wah! ada lagii!! :) mau dateeeng!!!
Ajeng Sitoresmi said…
insyaallah mau datang!! :D

Popular posts from this blog

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 
1 April 2015,  Disket Bekas Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyak😊 hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?
2 April 2015, Kardus Bekas Bir Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.
3 April 2015, …

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.