Skip to main content

Journ(al)ey Hadiah dari @cicceria

Beberapa waktu lalu aku dapet hadiah yang luar biasa: sebuah jurnal yang digambari manual oleh Cice.  Sejak menemukan blognya, aku langsung mengagumi gambar-gambarnya sumpah sirik berat pengen bisa gambar kaya gitu. Apalagi Cice menggambari notebook-notebook buatannya. Langsunglah aku memesan padanya, pokonya aku bilang sama Cice, sesantainya dia aja. Aku yakin menggambari notebook secara manual pasti memakan waktu lama.. dengan senang hati aku bersedia menunggu.. dan inilah yang kutunggu-tunggu...


Cice membuatkan aku notebook bertema piknik. Aku suka sekali gambar kincir kertas di pembuka notebook. Belum lagi efek teh yang membuat isi halaman notebook jadi terlihat antik. Cice bilang efek teh ini, memang dibuat dengan menggunakan tetesan teh. Makin lama warnanya akan makin coklat. Belum lagi gambar keranjang pikniknya.. seru banget!

Yang keren lagi dari notebook ini adalah garis-garisnya dan kotak-kotaknya itu beneran di garisin satu-satu sama cice.. luar biasa banget!!! setiap notebook jadi sangat-sangat personal. Maksih banyak ya ce..:) Penasaran sama karya-karya Cice yang lain, kunjungi blognya.. http://rainbowteaumbrella.blogspot.com/

Comments

Warna Warni said…
mba kreatif banget ya..
saya salut banget
Warna Warni said…
mba kreatif banget ya..
saya salut banget
Terima kasih Mbak Tarlen, senang sekaliii.. hehe..
asimetris said…
kereeenn jurnalnya,, kalo aku mah sayang banget kalo dikasi ke orang,, ahahaha,, kliatan pelitnya,
lovenlight said…
kereeeeen, selamat ya mbak, it must be so precious

Popular posts from this blog

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 
1 April 2015,  Disket Bekas Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyakšŸ˜Š hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?
2 April 2015, Kardus Bekas Bir Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.
3 April 2015, …

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.