Thursday, June 23, 2011

Magic Quote Notebook: True Blue


Ini adalah koleksi warna terbaru dari Magic Quote Notebook: biru aku sering menyebutnya biru facebook :D.  Notebook di atas adalah pesanan seorang tante pemilik counter JNE tempat langgananku yang memesan untuk cucunya. Si tante bilang, cucunya ini pecinta Siberian Husky.. duhh tentu saja aku langsung menyambut dengan gembira pesanan darinya, karena aku juga penggemar Siberian Husky.

Yang ini adalah notebook pesanan Amanda Putri. Aku menambahkan chinese pattern yang aku print di atas kalkir biar notebooknya ga monoton.

Wednesday, June 22, 2011

Rupa-rupa Alat Pembolong

holestools by vitarlenology
holestools, a photo by vitarlenology on Flickr.
Ini adalah rupa-rupa alat pembolong yang biasa aku pakai sehari-hari. Mari aku jelaskan satu persatu jenis dan kegunaannya.
1. Solder. Biasanya aku menggunakan solder untuk melubangi CD atau benda yang terbuat dari plastik. Cara kerja alat ini adalah dengan dipanaskan menggunakan listrik.

2. Traditional hole punch. Bentuknya seperti paku dengan rongga di tengahnya. Traditional hole punch ini lebih mirip pipa. Diameter lubang disuaikan dengan diameter rongga lubang di bagian bawahnya. Cara menggunakannya seperti memaku dengan menggunakan palu. Kelebihannya, kita bisa membuat lubang dimana saja karena alat ini cukup fleksibel. Biasanya tradisional hole punch digunakan untuk melubangi bahan yang cukup tebal seperti kulit (misalnya sabuk kulit).

3, 4, 5, 6, 7. Awl. Ini adalah jenis-jenis awl atau jarum panjang dan memiliki pegangan. Biasanya awl digunakan untuk melubangi benda-benda yang cukup tebal, sebelum dijahit atau disatukan. Aku biasa menggunakan awl ini untuk membuat lubang di setumpuk kertas sebelum aku menjilidnya biar lebih mudah dalam menjahitnya. Ukuran dan diameter sangat di pengaruhi oleh kebutuhan lubang dan ketebalan.

8. Double hole punch. Alat pembolong ini digunakan untuk membolongi kertas  supaya bisa dimasukkan ke dalam ring binder.

9, 10, 11. Single hole punch. Berbagai macam bentuk single hole punch yang disesuaikan dengan ukuran. Single hole punch no. 9 & 10 biasanya digunakan untuk membolongi kertas, sementara single hole punch no 11, bisa digunakan di bahan yang lebih tebal selain kertas: kulit misalnya.

12. Bor tangan. Ini adalah salah satu bentuk bor yang digunakan secara manual alias bor tangan. Punyaku ini adalah bor tangan ukuran kecil, biasanya aku gunakan untuk melubangi karton tebal dengan ukuran bolong tidak lebih dari 1mm. Memakasi bor listrik, biasanya malah merepotkan karena putarannya terlalu cepat, sementara memakai bor tangan bisa lebih terkendali karena lebih pelan.

Semoga informasi mengenai rupa-rupa alat pembolong ini berguna.. :)

Sulaman Rumah dan Kebun Wortel


Ceritanya seorang sahabat yang tidak perlu disebutkan namanya, di tengah malam menghubungiku dan memintaku membuatkan sulaman ini untuk orang yang dia sayangi yang juga tidak perlu disebut namanya hihihihihi... Begitulah, setelah mengerjakannya selama 2 hari, akhirnya selesai juga dan langsung aku kirimkan sulaman ini pada sahabatku.

Permintaannya adalah sulaman bergambar rumah bercerobong asap.. Mmm.. lalu aku teringat pada sebuah buku pemberian cik Rani, akhirnya aku memakai pola di buku itu dengan pertimbangan biar cepat diselesaikan (dasar pemalas!)




Salah satu tips, biar sulaman terlihat rapi ketika di pasang di frame, sebelum dipasang rekatkan dulu hasil sulaman pada selembar karton tebal seukuran frame. Yang direkatkan adalah bagian belakangnya dengan cara di lakban atau di jahit dari ujung ke ujung. 

Monday, June 20, 2011

Geotrek Gn. Galunggung

Sabtu, 18 Juni 2011 lalu, aku kembali mengikuti acara jelajah geologi bersama rombongan Matabumi ke Gn. Galunggung dengan interpreter Ketua Ikatan Geologi Pengda Jawa Barat dan Banten. Di banding dengan Kawah Putih dan Gn. Papandayan, yang ini jalurnya lebih panjang dan melelahkan, tapi seru banget. Apalagi bagian menuruni jalan pasir, udah kaya surfing di atas pasir aja..




pemandangan di tengah kawah
Lebih banyak foto bisa di lihat di vitarlenology's flickr album


Sleborz Bareng @amenkcoy


Karya-karyanya Amenk ini mengingatkanku pada karya Raymond Pattibon tapi dengan bumbu lokal dan rasa yang sangat khas Amenk. Penasaran? datang aja ya ke pamerannya. Akan ada limited edition notebook Amenk Vs Vitarlenology di pameran ini.

For more infos :
www.padiartgroup.wordpress.com
www.muftypriyanka.deviantart.com
padiartground@gmail.com
muftipriyanka80@gmail.com
twitter: @amenkcoy

Sunday, June 19, 2011

Koleksi Kartu Pos (Jilid 2): Old Indonesia

Aku paling suka sama kartu pos bergambar foto-foto lama atau iklan-iklan lama, terutama yang berhubungan dengan Indonesia. Menyimpannya seperti menjaga secuil keIndonesiaan yang menjadi identitas kebangsaanku. Alasan yang cukup romantik..:D  Kartu pos-kartupos ini aku dapat di Yogja, Bandung dan Jakarta.



Koleksi Kartu Pos (Jilid 1)

Jika dihitung, rasanya sudah dua puluh tahunan aku mengkoleksi kartu pos. Aku suka kartu pos bergambar karya seni, foto-foto lama juga kartu pos gratisan dengan grafis yang bagus. Bagiku mengkoleksi kartu pos seperti mengumpulkan referensi grafis yang bisa memberi banyak sekali inspirasi.


Kartu pos karyanya Vincent Van Gogh. Aku dapet dari perpustakaan Karta Pustaka, Yogjakarta
Kartu pos karyanya Vincent Van Gogh. Aku dapet dari perpustakaan Karta Pustaka, Yogjakarta

Kartu Pos Frida Kahlo. Dibeli di pameran Frida Kahlo, MOMA San Francisco


FUCK kartu pos, dibeli di Museum of Sex, NYC.

Buku kartu pos dari komik Optic Nerve karya Adrian Tomine, dibeli di obralannya Strand Book Store, Broadway, NYC
Kartu pos foto-foto Louis Amstrong, dibeli di artshop Louis Amstrong Museum, Queens, NYC


Kartu pos Iklan pelayaran menuju New York, dibeli di artshop, Immigration Museum, Ellis Island, NYC

Totebag Dari Celana Jeans Buat @mbakdan


Suatu hari Danti datang padaku membawa celana jeansnya yg robek di bagian tengah dan selembar kain sarung bugis. "Mbakyu (begitu Danti memanggilku) aku pengen dibikinin tas dari celana dan kain ini, terserah dirimu modelnya mau seperti apa." Aku mengabulkan permintaannya. Seteleh menunggu sekitar dua bulanan (hihihihih... sok sibuk), akhirnya aku kerjain juga itu tas. Bagian bawahnya aku sambung, biar bisa di bentuk kotak dan di kasih volume di bagian bawahnya. Talinya juga aku bikin ga terlalu panjang. Trus aku tempelkan di bagian badan tas dengan menggunakan kancing.

 Yang menarik dari tas yang terbuat dari bekas celana, kita bisa mendapat dua sisi tas. Kantong-kantong celana udah ga perlu di ubah lagi, karena selain bisa menjadi kantong, dia juga bisa jadi aksen yang khas untuk tas dari bekas celana. Untuk tas ini, aku sengaja (atau males? :D) depannya ga aku tambahin aksen macem-macem, polos aja, biar lebih netral dengan baju corak dan warna apapun.

Bagian dalemnya aku pakai kain sarung bugis ini. Di tengahnya, aku bikin kantong besar beresleting untuk menyimpan dompet, hp atau apapun biar lebih aman. Kantong besar ini, berfungsi juga sebagai penyekat di dalam tas, biar barang yang disimpan di dalamnya ga tercampur aduk begitu saja.


Untuk pemanis, bisa ditambahkan sabuk atau scraf yang di masukan pada tempat sabuk, biar tas ga terlalu polos. Sabuk atau scrafnya bisa di sesuaikan dengan warna atau motif baju yang dipakai. 
Mbak Dan dengan tas barunya..

Tuesday, June 14, 2011

J. Franco, Si Bantal Kucing


Perkenalkan, ini adalah bantal terbaruku, bernama J. Franco (hahahaha.. J nya pasti tau dong singkatan dari apa? sudah pasti James). Mengapa aku berinama J. Franco?  selain ngefans berat, James Franco dan aku ternyata punya kesamaan yaitu sama-sama menyukai kucing. Aku rindu punya kucing lagi, udah beberapa tahun terakhir ini di rumah ga piara kucing karena belum ketemu kucing kampung yang jadi soulmate. Jadi ya sudah deh.. aku mengadopsi si J. Franco aja hihihihi biar bisa di peluk-peluk... lembut dan empukkk!!



Si Franco adalah hadiah ulang tahun dari adikku. Dia menuruti keinginanku untuk dirajutkan sebuah sarung bantal kucing dari benang koleksiku. Adikku merajut bagian-bagian sarung bantal ini dan aku yang merakit juga menghiasnya. Rajutan ini sudah lama selesai, tapi baru beres aku rakit hari ini.. hehehehhe. Aku pasangin resleting, biar bisa dengan mudah di cuci. Kumis dan matanya aku bikin tempel dari bahan suede. Foto sebelum si Franco menjelma menjadi kucing, bisa di lihat di blog adikku.

Model di peragakan oleh Mayang, enak banget kan ukurannya pas buat dipeluk :D

Friday, June 10, 2011

Simple Binding Notebook: Seri Kembang Setaman

Setelah tersimpan dan tertunda sekian lama, akhirnya berhasil aku selesaikan juga nih seri baru dari simple binding notebook. Ternyata aku punya koleksi kain bermotif bunga-bunga lumayan banyak. Seru juga kalau aku bikin seri kembang setaman. Bagi yang suka motif kembang, seri ini sepertinya cocok menjadi pilihan.


Cover terbuat dari kain bercorak dan juga batik dengan tali kulit imitasi sebagai penguncinya dan manik-manik kayu sebagai aksen. Isi: 80 lembar fancy paper HVS warna 80 gr  Ukuran: 10 x 15 cm harga @ Rp. 40.000 belum termasuk ongkos kirim.


Yang tertarik, bisa lihat katalog onlinenya di toko onlinenya vitarlenology. Untuk pemesanan bisa email aku ke: vitarlenology@yahoo.com

Tuesday, June 7, 2011

@WAWBAW X Vitarlenology: Pocketbook 1.0 (SOLD OUT)

Ini adalah kolaborasi lanjutan dari WAWBAW dan Vitarlenology. Masih menggunakan gambar karya wawbaw di kolaborasi sebelumnya, tapi aku bikin notebooknya beda model. 

Saat pertama Age Wawbaw ngasihin kanvas bergambar ini buat dibikin cover, Age ngasih aku dalam dua ukuran yang besar dan yang sudah di potong sebesar pocketbook ini. Makanya aku bikin dua model yang berbeda karena menyesuaikan  ukuran covernya.

Untuk menyatukan lembaran-lembaran canvas dan menjadikannya cover aku menjahitnya secara manual alias dengan tangan dengan menggunakan jenis tusuk piston atau button hole.

Untuk kertas pocket book ini aku menggunakan kertas moleskine, jenis kertas yang sama untuk travelling notebook.


Label WAWBAW dan Vitarlenology, selain berfungsi sebagai merek, bisa juga berfungsi sebagai tempat cantelan bolpen.

Notebook ini hanya dibuat 6 eks saja. Dan sampai tulisan ini dibuat stok yang masih tersisa ada 4 lagi. Harganya murah hanya IDR 40rb saja (belum termasuk ongkir). Yang berminat silahkan email aku segera di vitarlenology@yahoo.com. Siapa cepat dia dapat! SOLD OUT!!! Nantikan kolaborasi seri 2 di bulan Juli.

Handmade Notebook Fuchsia Buat Tiwi


Ini adalah notebook berwarna fuchsia lain yang aku buat dalam seminggu ini. Bedanya bahan cover dari kulit sintetis dan mengambil model magic quote notebook. Sementara isinya kaya travelling notebook. Tiwi dari Makassar memesan notebook ini untuk menempelkan koleksi foto perjalanannya.

Kebetulan aku punya koleksi kertas motif dan aku punya warna yang nuasanya cocok dengan warna covernya. Jadi aku print di kertas kalkir untuk jadi kertas cover dalem. Aku suka sekali mengeprint motif di atas kertas kalkir dengan menggunakan printer laser color. 

Variasi saku juga aku buat dari kertas bermotif sama dengan kalkir cover dalam. Jadinya ga monoton. Oya, ini adalah notebook pertama yang aku buat dengan menggunakan kertas paper book. Tunggu koleksi notebook terbaru yang akan aku buat dari kertas ini.. :)
 
 Notebook ini diikat dengan karet warna coklat yang senada dengan warna tulisannya. Jilidnya aku buat dengan teknik twist binding. 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...