Skip to main content

#jajananbandung Ronde dan Kuo Tie Alkateri

Berhubung Bandung itu kota dengan segudang jajanan enak, aku akan berbagi jajananan-jajanan enak yang ada di Bandung. Mengiming-imingi biar temen-temen jadi pengen nyoba jajanan-jajanan Bandung. Ini adalah Kuo Tie dan Ronde di jalan Alkateri Bandung (belokan setelah kantor pos pusat seberang Alun-alun Bandung). Dua makanan ini sebenernya baru beberapa jenis jajanan yang ada di sepanjang jalan Alakateri yang rasanya enak-enak. Biasanya ada tukang baso tahu yang rasanya luar biasa lezat, tapi pas aku motret ini, baso tahunya lagi libur.

Kuo tie dan ronde moci ini warungnya baru buka Pk. 18.00 WIB. Jadi jangan ngarep bisa menemukannya di siang hari. Ronde Alkateri ini cukup terkenal, ada beberapa cabangnya di jalan Gardujati juga, tapi rasanya beda, terutama air jahenya. Di Alkateri ini yang jualan mamanya, sementara yang di Gardujati adalah anaknya. Dan menurutku ronde buatan mama Alkateri lebih enak dan ga terkalahkan.

Aku paling suka sama moci (atau onde bulet-buletnya itu) terutama yang besar, dalemnya berisi kacang. Kalau onde kecil ga ada isinya. Ronde Alkateri ini termasuk tempat jajanan favoritku apalagi malem-malem abis ujan. Belum lagi suasana warung ronde dengan iringan lagu-lagu dari radio siaran berbahasa mandarin, duhhh selalu ngangenin kalau lagi jauh dari Bandung..




Comments

Dwi Ananta said…
Fotonya aja sudah sangat menggugah selera mbak O.O
bunga yuyi said…
ihhh...rondenya lucu..jadi pingin nyobain^,^
Amanda Putri said…
Hiks... klo ke Bandung cuma miting doank di cabang :(

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.

Hari #6: Cara Membuat Kotak Serba Guna Dari Kardus Bekas

Hari #6, mari kita membuat kotak serba guna. Biasanya menjelang hari raya begini, udah pada mulai sibuk beres-beres rumah. Kotak serbaguna seperti ini biasanya diperlukan untuk menyimpan barang-barang yang terpakai maupun yang tidak. Caranya sangat mudah, karena tidak perlu membuat kotak  dari kardus baru, cukup dengan memanfaatkan kardus bekas dan sedikit sentuhan saja.


Bahan yang diperlukan: Dus bekas kertas (yang ada tutupnya), plastik bercorak buat taplak meja (mengapa menggunakan plastik taplak, bukan kain atau kertas? tujuannya biar umur dus jadi lebih lama, karena tidak mudah rusak karena basah), tali tas, lem aibon, doule tape, kancing ukuran disesuaikan dengan lebar tali tas 4 buah), jarum dan benang, karton untuk lapisan dalam), jarum pentul.

 1. Potong plastik taplak dengan ukuran setinggi dus (lebihi beberapa cm dibagian atas dan bawahnya) dengan panjang sesuai dengan ukuran keliling dus.


2. Lumuri sisi dus dengan lem aibon, kemudian tempelkan plastik taplak membungkus kelil…