Skip to main content

Nyatronin Studio Papermoon Puppet Theatre

Tentunya, tulisan-tulisan laporan perjalanan ke Yogjakarta kemarin tidak akan lengkap tanpa menceritakan studio sekaligus rumah juragannya Papermoon Puppet Theatre, Ria dan Iwan yang langsung bikin sirik. Sebuah rumah berhalaman luas di daerah Langensuryo, Jeron Benteng, Yogja ini nampak teduh oleh pohon kersen yang tumbuh membentuk kanopi.

Nyonyah pemilik rumah yang selalu ceria..


Di studionya Papermoon, Octo dan kawan-kawan sedang mempersiapkan garapan baru untuk Papermoon. Puppet yang baru setengah jadi bergelantungan di studio

Nah-nah lemari kaca itu, isinya aneka puppet ada yang dibikin Papermoon ada juga koleksi dari berbagai negara, bikin sirik lah pokoknya, sengaja di foto dari jauh aja biar ga pada ngiler.. hehehehe..


Ini adalah meja kerjanya nyonyah, meriah full cerah ceria seperti nyonyahnya. Ga akan bosen deh memperhatikan setiap jengkalnya, apalagi banyak sekali benda-benda yang membuat ngiler secara otomatis.. hihihihih..

Salah beberapanya adalah mainan-mainan kaleng ini yang tersebar di setiap penjuru rumah.. bahkan TV Grundig jadul, berubah jadi lemari display.. keren kan..


Ini juga nih yang bikin super ngiler, meja kursinya cuteeeeeeeeee banget. Dan aku juga suka sekali dengan lemari kaca ini...
Apalagi koleksi koper-kopernya haduuuuuuuuuhhhhhhhhhh ampunnn.. bikin betah.. Masih ada foto-foto lainnya di album flickrku, intip aja langsung ya..

Yang penasaran sama pementasan-pementasannya Papermoon Puppet Theatre jangan lupa kunjungi blognya ya..Papermoon Puppet Theatre

Comments

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 
1 April 2015,  Disket Bekas Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyak😊 hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?
2 April 2015, Kardus Bekas Bir Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.
3 April 2015, …

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.