Skip to main content

Bertandang ke @LIRshop


Bertandang ke LIRshop adalah bagian dari daftar tempat yang perlu dikunjungi selama di Yogja. Bersama Ria yang setia menemaniku selama di Yogja, kami berkunjung ke sebuah rumah yang asri di kawasan Baciro, Yogja. 

Eh, ternyata buka..

Adalah Mira Asriningtyas yang mendirikan tempat ini. Di rumah sewaan yang harga sewanya bikin sirik (karena di Bandung ga mungkin menemukan rumah se asri ini dengan harga sewa yang setengah dari harga sewa tobucil), Mira menjadikan rumah ini bukan sekedar tempat untuk berjualan, jajan di cafe mungilnya, namun juga berkegiatan bersama.

Ruang depannya biasanya dipakai buat kegiatan workshop, termasuk juga ruang samping yang ada kursi-kursi ijonya itu..
Salah satu ruangan yang biasa dipakai untuk pameran kecil
Pembacaan puisi, diskusi bisa juga dilakukan di ruangan tengah..

Senang juga bisa menemukan ruang-ruang alternatif seperti ini yang dibangun dengan semangat kemandirian dan idealisme. Semoga nafasnya bisa panjang sehingga bisa menjadi ruang untuk lebih banyak orang belajar dan berbagi passion juga saling menulari semangat berkarya.
Para tamu, tak lupa mejeng dulu: Ria, Iwan dan Aku.
Mejeng di samping meja belajar yang bikin ngiler.. hihihihih..




Comments

rika daniel said…
poto2 nya begitu bersahaja tp kesan hangat dan akrabnya sangat terasa, pasti sangat menyenangkan nongkrong disana denagn secangkir teh hangat aroma vanilla dan buku bagus :)

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 
1 April 2015,  Disket Bekas Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyak😊 hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?
2 April 2015, Kardus Bekas Bir Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.
3 April 2015, …

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.