Tuesday, September 13, 2011

Cerita Benda-benda #1: Jam Meja & Kamera Canon FTb


Aku ingin memulai cerita baru, cerita tentang benda-benda. Ada di keseharianku, kuhadapi setiap waktu, menjaga kenangan, memberi inspirasi bahkan membantu kerjaku. Namun sering kubiarkan mereka bungkam dari kisahnya.

Jam meja sailor boy. Hadiah ulang tahun dari ibuku. Waktu itu aku bilang padanya, aku ingin sekali-sekali diberi hadiah ulang tahun oleh ibuku. Permintaan itu membuat ibuku cukup bingung, hadiah apa yang sekiranya bisa membuatku suka (padahal apapun itu pasti aku terima dengan senang hati). Sampailah pilihan dia jatuh pada jam meja ini. Alasannya kenapa dia memberiku hadiah ulang tahun jam, dia ingin aku selalu ingat waktu dan jangan menyia-nyiakannya.

Kamera Canon FTb. Ini adalah jenis kamera yang terakhir dimiliki bapakku. Dia senang sekali memotret dan seingatku dia sangat fanatik pada Canon. Bapakku ga sempat menyaksikan lahir dan berkembangnya dunia digital seperti sekarang. Dia yang mengajari aku memotret dan membiarkan aku yang waktu itu duduk di kelas 4 SD memegang kamera Canon bukan yang ini, untuk memotret Konfrensi Asia Afrika di Bandung sekitar pertengahan tahun 80-an hihihihih.. seperempat abad lalu.  Sebelum meninggal dia pernah bilang padaku bahwa dia ingin aku menjaga kamera ini baik-baik. Aku udah jarang memakainya, meski kamera ini masih mulus. Lensa telenya bermerek Canon juga. Aku beli dari teman kuliahnya yang anak kos dan lagi butuh duit. Waktu itu aku beli dengan harga 175rb. Melihat beberapa teman kembali pada kamera seluloid, aku jadi ingin motret pakai kamera ini lagi.

1 comment:

astrid reza said...

punya bapakku fujica. masih mulus sih. di jogja ada pakde yang servis kamera2 lama gini. rawan jamur aja kadang lensanya. dulu aku awal kuliah pake kamera fujica lama itu :D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...