Skip to main content

RTP#5 Membuat Tas Dari Disket Bekas

Tutorial kali ini ga susah, tapi bikinnya lumayan memerlukan kesabaran. Kalau teman-teman punya bekas disket bekas di rumah, jangan dibuang. Disket ini bisa digunakan kembali menjadi berbagai macam barang. Salah satunya di bikin tas. Tutorial ini terisnpirasi dari instructables.com, dengan sedikit modifikasi aku bikin tas dengan model yang berbeda. Nah, teman-teman juga bisa bikin sesuai dengan model yang teman-teman inginkan. Tadinya aku mau bikin tas ini ada tutupnya, tapi pengikat plastinya keburu habis, jadi belum aku pasang tutupnya. Nanti aku kabari kalau tas ini sudah bertutup. 

 Bahan yang butuhkan: 
Disket bekas (jumlah mengikuti besar kecil tas yang akan dibikin teman-teman), pengikat plastik ukuran kecil untuk tas sebesar yang aku buat, membutuhkan 250 pcs, pengikat plastik ini bisa di beli di supermarket atau toko peralatan listrik. Selain itu, pengikat plastik ini juga bisa diganti dengan menggunakan ring besi ukuran kecil, tapi dari segi kemudahan memasang, pengikat plastik jauh lebih praktis. Solder buat melubangi, tali buat pegangan tas, benang dan jarum.


Cara membuatnya: Susun disket sesuai dengan model yang kamu inginkan, sekalian untuk menghitung jumlah disket yang kamu perlukan.



Lubangi bagian atas disket dengan menggunakan solder untuk mengikat disket yang satu dengan yang lain. 

 Masukkan pengikat plastik pada lubang yang ada di disket, lalu ikat. 

 Untuk menyambungkan deretan disket yang sudah terikat satu sama lain, masukkan pengikat plasik pada lubang yang saling bersisian. 

Sampai ikatannya membentuk seperti ini. Ada 4 pengikat plastik yang masuk ke 4 lubang disket. 

Tampak depan akan terlihat seperti ini.


Disket yang telah tersambung satu sama lain....

 ... dan membentuk badan tas...



Untuk memasang talinya, jahitkan tali pada lubang disket, sehingga tali terpasang seperti foto di atas.


Bagian dalam tas akan tampak seperti ini. Kamu bisa menambahkan kain pelapis biar tas terlihat lebih rapi..


 Jika disket bekas yang kamu punya cukup banyak, kamu juga bisa membuat keranjang tempat koran, majalah atau baju kotor.. silahkan bebas berkreasi. Selamat mencoba..:)

Comments

maya said…
naha... not ordinary bag, its cute mba tarlen :)
btw, aku msh utang poto notebook ya :D asap dh mba ;)
btw, have a nice weekend :)
snydez said…
keren! top!
..cuma udah ga nyimpen disket bertahun-tahun. udah ga punya lagi
puri and oline said…
Kerennn bgt tas disket ini. Salut bgt buat idenya.
yah udh ku buangin banyak dulu tuh thn 2008. dulu banyak malah aq buat gantungan pintu kamar kos...bagus juga tuh dulu... "trus kata temenku besok klo flashdisknya sdh banyak digantungin jg yah...haha

www.y3llowcat.blogspot.com

Popular posts from this blog

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 
1 April 2015,  Disket Bekas Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyak😊 hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?
2 April 2015, Kardus Bekas Bir Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.
3 April 2015, …

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.