Skip to main content

RTP#2: Cara Memindahkan Gambar Ke Atas Kain Dengan Menggunakan Gloss Gel Medium

Model dalam foto diperagakan oleh James Franco :D
Ini adalah teknik yang aku pelajari dari kelas scrap book tobucil, yaitu cara memindahkan gambar ke atas canvas dengan menggunakan gloss gel medium. Teknik ini gampang-gampang susah, tapi sekali coba pasti ketagihan.


 Bahan yang dibutuhkan adalah gloss gel medium, bisa dibeli di toko alat gambar, kain kanvas untuk melukis dan gambar yang difoto copy atau di print dengan menggunakan printer laser. Teman-teman bisa mengganti kanvas dengan kain biasa, tapi akan lebih efektif jika kain tersebut dilapisi dengan gesso atau cat tembok. Penting untuk diperhatikan bahwa gambar harus di print dengan printer laser karena jika menggunakan printer deskjet, gambar akan luntur dalam proses pemindahannya nanti.

Catatan: Jika memprint gambar yang ada tulisannya, sebelum di print, tulisan di "mirror" dulu biar terbalik dan ketika dipindahkan nanti, tulisan akan ada dalam posisi normal. Gambar di bawah lupa di "mirror" jadinya tulisannya kebalik ketika jadi.

Pilih gambar, gunting dan rapihkan sisi-sisi gambar, setelah itu lapisi gambar dengan gel medium secara merata. 

Tempelkan gambar yang sudah diberi gel medium ke atas permukaan kanvas. Tekan dan ratakan gambar supaya gambar menempel dengan baik dan tidak ada gelembung udara. Diamkan sekitar 10-15 menit. Sampai gambar benar-benar menempel di atas kanvas. 

Setelah kering semprotkan air dengan menggunakan botol semprotan pada permukaan kertas hasil print yang menempel pada kanvas tadi. Jangan terlalu basah, karena jika terlalu basah, gel yang sudah kering bisa basah kembali dan merusak gambar yang sudah tertempel sebelumnya.  Kelupas kertas dengan cara menggosok-gosokan perlahan lahan dengan menggunakan jari. Gambar yang sudah tertempel di kanvas akan terpisah dari kertasnya saat kita kelupas. Jika kanvas sudah cukup basah, biarkan kering dulu, setelah itu baru disemprot air lagi dan kembali gosok perlahan lahan. Setelah gambar bersih dari kertas yang menempel, lapisi kembali dengan gel medium dan biarkan kering. Setelah itu gambar akan benar-benar tertempel dengan kuat di atas kain.


Thanks to Claudine dari kelas scarp book tobucil, Vina dan Ibu Tini.

Comments

kenapa harus mas james sih mbak,hihi... :p makasiiih ya... langsung mau nyobak :)
hahahahahah ini pertanyaan yang ga perlu di jawab sepertinya.. :))
mbak dan said…
wohooo.. teteep yaaa, james franconya harus eksis.. hahaha :D nice mbak! jadi pengen nyoba :p *odiiiinnn ajarin gwwww*
dweedy said…
jadi pengen langsung dicoba :D tpi harus beli jel2nya dulu :p

print2 yg biasa dirumah termasuk print laser gak ya?
nemiammy said…
huwaaa mau nyobaa mau nyobaaa
morningmaroon said…
kertasnya terserah nih mbak?
dweedy: cara paling mudah membedakan laser atau bukan, kalau laser itu isinya pakai toner (serbuk), kalau deskjet itu pakai tinta (cair).

morning maroon: bisa pakai hvs tidak lebih dari 80gr, biar mudah di kelupas nantinya kalau terlalu tebal suka susah..
bahasakupu-kupu said…
waaahhhh keren. mau cobaaa. ths for sharing ya mba. btw harga gelnya berapaan ya mba? nuhun :)
bahasakupu-kupu said…
wahhhh keren. thx for sharing ya mba tarlen. btw harga gelnya berapaan ya mba? nuhun :)
Kh3h4T said…
klo beli Gloss Gel Medium didaerah bandung dmn ya..minta infonya
gelnya harganya 50rb an bisa dibeli di gramedia atau toko peralatan melukis. di bandung ada di sulanjana toko hidayat atau di ABC deket pasar baru
kreatif mb :)
ternyata aku sering ngeliat si jel ini di toko buku tp ga gt ngerti buat apa... hmmmm kayaknya bentar lagi langsung nyobain neh :D
Terimakasih tipsnya Mba :)
Dwina Retno said…
Mba mau nanya kalau pakai kain biasa(bukan kanvas) bisa tidak?
Terus hasilnya mudah luntur atau tidak?
Moch Ridwan said…
Mau tanya ada saran buat jenis kertas yang di gunakan apa dan printer type dan mereknya juga jenis tintanya maaf komplit nanyanya...


terimakasih.


Iwan
Moch Ridwan said…
mau minta saran....

untuk transfer image dengan gel medium jenis kertas yang du gunakan jenis apa , printer dan tinta merek dan jenis apa..
maaf nanyanya komplit,,,,heheheh


makasih.

Iwan
Agan,
menarik sekali ide ini, mohon petunjuk apakah gel ini dpat diaplikasikan ke media kayu,makasih byk infonya
Kalau pakai modelling paste bisa kah?
airawh said…
di toko printer katanya print laser tidak bisa berwarna, apakah mbak ngeprint dengan printer sendiri, atau memang ada jenis kertas khusus yg bisa diprint berwarna dengan laser printer?

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 
1 April 2015,  Disket Bekas Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyak😊 hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?
2 April 2015, Kardus Bekas Bir Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.
3 April 2015, …

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.