Skip to main content

Notebook Suede + Kain Makassar Pesanan Mba Fhia

Beberapa waktu lalu, mba Fhia dari Makassar ngimel aku dan ingin sekali dibuatkan notebook untuk jurnal persiapan pernikahannya. Tentu saja aku bersedia, apalagi mba Fhia ingin notebooknya memakai kain Makassar sebagai salah satu bahannya, aku semangat sekali. Selain batik, aku memang ingin sekali mengeksplorasi kain-kain tradisional dari wilayah timur Indonesia. Berhubung sulit di dapat, begitu punya suka jadi sayang juga motongnya.



Cover aku buat dari bahan suede dengan warna fuchia (ini minggu fuchia, ada satu notebook custom made lagi yang aku bikin buat Tiwi, warnanya juga fuchia tapi beda jenis bahan). Mba Fhia ingin notebooknya punya banyak kantong, biar bisa menyelipkan brosur-brosur atau hal-hal yang berhubungan dengan persiapan pernikahannya. Makanya aku bikin modelnya sama dengan travelling notebook dengan ukuran yang lebih besar dan kertas yang aku pakai juga lebih tebal. Pertimbangannya biar kalau nempel-nempel sesuatu atau notebooknya mau dijadiin scrapbook, kertasnya ga keriting karena lem.  Saku bagian dalam aku kombinasikan dengan kain kirim mba Fhia, sekalian juga bisa jadi aksen penghubung, karena kertas dalamnya berwarna-warni.


Bindingnya aku pakai teknik twist binding dengan warna ungu karena kain kiriman mba Fhia ada nuansa ungunya juga. Semoga mba Fhia suka sama notebooknya dan bisa jadi dokumentasi berharga untuk anak-cucunya kelak :)


Comments

mbak Tarlen : jujur nih, kemarin sempat merasa aneh, sama para crafter yg buat notebook. seperti mbak , dan Oma Anna.

rasanya, kayak berlebihan gitu mau handmade-nya. kan buku aja tinggal beli, kalau mau ditulis2.

dan ternyata, semakin kesini, setelah banyak peristiwa yg butuh dicatat agar bisa memberikan energi positif pada diri sendiri, sekaligus penyaluran silent cry, sepertinya, spesial notebook, sangat berharga ya. yg ditulis dgn tangan, dan bisa dibuka atau diisi sebelum kita tidur.

mbak, nanti aku bikin ah, cuman masih mikir kertasnya dan cara jilidnya gimana... nanti aku klak klik tutorialnya mbak Tarlen aja deh :))

sukses for handmade notebooknya ya mbak
mbak Tarlen : jujur nih, kemarin sempat merasa aneh, sama para crafter yg buat notebook. seperti mbak , dan Oma Anna.

rasanya, kayak berlebihan gitu mau handmade-nya. kan buku aja tinggal beli, kalau mau ditulis2.

dan ternyata, semakin kesini, setelah banyak peristiwa yg butuh dicatat agar bisa memberikan energi positif pada diri sendiri, sekaligus penyaluran silent cry, sepertinya, spesial notebook, sangat berharga ya. yg ditulis dgn tangan, dan bisa dibuka atau diisi sebelum kita tidur.

mbak, nanti aku bikin ah, cuman masih mikir kertasnya dan cara jilidnya gimana... nanti aku klak klik tutorialnya mbak Tarlen aja deh :))

sukses for handmade notebooknya ya mbak
oh ya, makasiiih udah mampir ke blog ku ya mbaakk :)))
amin atas doanya, semoga terkabul
oh ya, makasiiih udah mampir ke blog ku ya mbaakk :)))
amin atas doanya, semoga terkabul
vitarlenology said…
aku seneng bikin notebook karena aku memang seneng menulis, banyak hal yang buatku lebih nyaman untuk di tuliskan secara manual di buku harian.
Aku pernah bikin tutorial simple binding, di sini http://designbyvitarlenology.blogspot.com/2010/08/hari-18-floppy-disk-block-note.html

selamat mencoba ya :)
Amanda Putri said…
Mbaa... mau notebook biruuuu :)
vitarlenology said…
amanda.. aku punya warna biru sekarang..
fhia said…
mba tarlen... makasih udah brsedia buatin notebooknya. LOVE IT
sukaaaa banget, modelnya juga suka apalagi kertasx warna warni gitu jadi lucu

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto , tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah.. Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih). 1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran k

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan. Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru. Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris. Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.

Hari #6: Cara Membuat Kotak Serba Guna Dari Kardus Bekas

Hari #6, mari kita membuat kotak serba guna. Biasanya menjelang hari raya begini, udah pada mulai sibuk beres-beres rumah. Kotak serbaguna seperti ini biasanya diperlukan untuk menyimpan barang-barang yang terpakai maupun yang tidak. Caranya sangat mudah, karena tidak perlu membuat kotak  dari kardus baru, cukup dengan memanfaatkan kardus bekas dan sedikit sentuhan saja. Bahan yang diperlukan: Dus bekas kertas (yang ada tutupnya), plastik bercorak buat taplak meja (mengapa menggunakan plastik taplak, bukan kain atau kertas? tujuannya biar umur dus jadi lebih lama, karena tidak mudah rusak karena basah), tali tas, lem aibon, doule tape, kancing ukuran disesuaikan dengan lebar tali tas 4 buah), jarum dan benang, karton untuk lapisan dalam), jarum pentul.  1. Potong plastik taplak dengan ukuran setinggi dus (lebihi beberapa cm dibagian atas dan bawahnya) dengan panjang sesuai dengan ukuran keliling dus. 2. Lumuri sisi dus dengan lem aibon, kemudian tempelkan plastik taplak membun