Skip to main content

Menyulam Kata-kata Bijak

Hari ini terinspirasi oleh sulaman kata-kata bijak dalam bahasa Jawa yang diberikan Ojan dan Putri untukku, trus aku pengen bikin juga. Memanfaatkan bahan-bahan yang ada dan memilih kata-kata bijak yang aku temukan di edisi terakhir Oprah Show, maka aku sulam kata-kata itu di kain kanvas bergambar langit. Tertarik bikin juga? gampang kok caranya.

Bahan yang dibutuhkan: 
Pamidangan (hoops) atau bisa menggunakan pigura, Kain (bebas kain apa aja sesuai selera) besarnya sesuai dengan kebutuhan, benang sulam dan jarum,  pensil, karbon (bisa karbon biasa atau karbon kain), gunting. Karbon dibutuhkan jika tulisan yang mau disulam tidak langsung di tulis di atas kain, tapi di jiplak dari gambar atau kertas pola.

Cara membuatnya:


Aku menulis kata-kata bijaknya di komputer dulu, trus aku print, trus aku jiplak dengan menggunakan karbon. Bisa juga ditulis langsung di atas kain.



Setelah tulisan dipindah di atas kain, aku mulai menyulam. Sebenernya ini menyulam dengan tusuk asal-asalan karena kalau lihat di bagian belakang, sungguh acak-acakan :D ternyata kalau udah lama ga menyulam jadi kaku dan kurang rapi, terutama tulisan 'bring'nya.. 


Setelah selesai aku memberi lem pada sekeliling pamidangan (hoops) sebelum kain hasil sulamannya aku tempelkan.  Setelah aku pasang di pamidangan, bagian belakang kain yang tersisa aku rapikan dengan menempelkannya pada bagian dalam pamidangan.



Beginilah hasil akhirnya kalau dilihat dari belakang. Jika mau lebih rapi, bagian belakang bisa di tutup dengan kain yang sudah dipotong bulat seukuran pamidangannya untuk menutupi sulaman bagian belakang. 



Nah yang ini hadiah dari Putri dan Ojan, aku suka sama kata-katanya: Dalane isih dawa, mulane aja wedi rekasa yang artinya jalannya masih panjang, makanya jangan takut menderita.. Setiap pagi sebelum beraktivitas aku membaca kata-kata bijak yang aku gantung dekat pintu kamarku.. sangat menyemangati. Big hugs buat Putri dan Ojan >:D<

Comments

yufinats said…
keren!!! akupun penyuka menyulam kata2 bijak :) toss ah
http://yufinats.blogspot.com/search/label/quotes
Sari Sulistiyo said…
waaw,kereen mba,,aku jg suka kata2 bijak,,tp blm prnah kepikir u/ menyulamnya,,
ide bagus bgt ya klo buat kado ;D

salut buat mb Tarlen,,
buat Ojan&Putri juga ^^
honeysweety said…
aku suka artinya :)
maya said…
wah, keren juga idenya mba: menyulam kata2. dan kalimat positif spt itu memang mampu membangkitkan/menggugah semangat ya ;)
vita@kriyalea said…
kereeeennn.. Thanks for sharing Mba..
Amanda Putri said…
suka deh sama yang awan-awan itu :)
Andi Lia said…
Kereeen mbak! Unik!
Bianglala Usang said…
Dalem Mbak.. boleh minjem kata2 bijaknya? Tks.
mba Andi Lia: udah pindah bandung mba?

Bianglala: silahkan loh.. aku juga dapetnya dari Oprah..

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 
1 April 2015,  Disket Bekas Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyak😊 hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?
2 April 2015, Kardus Bekas Bir Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.
3 April 2015, …

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.