Skip to main content

Dua Award..

Tentu saja mempersiapkan Crafty Days, sebagai vitarlenology dan tobucil sekaligus sungguh membuat hari-hariku lumayan padet banget dari pagi sampai malem. Sampai-sampai blog ini jarang aku tengok.

Jeda sejenak, menengok blog ini dan ternyata Tamara dan Maya. Terima kasih untuk apresiasinya.. terharu loh aku >:D< .. seperti mendapat suntikan energi baru di tengah ke hectic-an minggu ini...

Award dari Tamara, makasih ya.. :)


Syaratnya aku mesti meneruskan award ini untuk 15 blogger lainnya:
Dan yang ini award yang dibuat Maya buatku.. wahhh terharu deh.. makasih banyak ya May..

Comments

cecilliahidayat said…
waaaa mbak Tarlen selamat yaaa dan terimakasih! :D kamu memang sangat menginspirasi orang banyak kok :D
maya said…
asyikk... dpt award dari mba tarlen. tar aku pajang ah, hohoho..

ah ya, semoga desain lampu itu tampak spt lampu ya. aku sgj ambil objek lampu sbg lambang inspiratif ;)
bellabello said…
yay, makasih mbak tarlen :)
congratulation mba.. blog ini jg bnyk menginspirasi sy lho :D
Tyka Ndutyke said…
mbak Tarlen, you're also my inspiration :) thank you.

http://ndutyke.tumblr.com/post/5098137241
indamove said…
Hy mbak Tarlen... sempat takjub waktu buka email ada namamu sebagai pengirim dari group backpackerdunia... segera membuat saya kembali teringat masa-masa waktu pernah beberapa kali maen ke tobucil...:) apa kabar, mbak...??
sama-sama terima kasih ya..inspirasi itu ga mungkin memancar terus menerus tanpa apresiasi yang memupuk dan menumbuhkannya terus-menerus.. dan teman-temanku semua adalah apresiator yang terus menerus membuatku tumbuh..terima kasih :)

Popular posts from this blog

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 
1 April 2015,  Disket Bekas Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyak😊 hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?
2 April 2015, Kardus Bekas Bir Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.
3 April 2015, …

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.