Skip to main content

#marchproject 30: Para Leluhur, Ibu dan Bapak

88. Para leluhur. Tahun ini aku memutuskan berulang tahun di tanah para leluhurku di Yogja - Magelang dan Semarang. Dan pas tanggal 30 ini, aku berziarah ke makam leluhur dari ibuku di Magelang. Seperti yang pernah kusinggung, aku ga bisa memilih dari keluarga mana aku lahir. Ketika aku lahir dari keluarga dan leluhur seperti ini, aku menerimanya sambil terus menerus mencari maknanya. Apa yang membentukku sampai hari ini, itu bukan sesuatu yang terlepas dari jalan para leluhurku. Mereka meneruskan tongkat estafet itu, sampai akhirnya tongkat itu ada di tanganku. Apa yang harus kulakukan dengan tongkat itu? jalan mana yang harus kutempuh? mengenali para leluhur, akan memudahkan aku untuk melihat polanya dan mencoba meneruskannya. Aku merasa sangat beruntung mengetahui siapa leluhurku dan inspirasi apa yang bisa kuambil dari mereka.

89. Ibuku. Kadang aku merasa, dia adalah orang yang paling keras yang pernah aku kenal. Tapi dibalik kerasnya, ibuku  adalah orang yang sangat fair. Dia meminta maaf pada anak-anaknya ketika dia tau di bersalah. Dia setia mendoakan apa yang di cita-citakan anak-anaknya meski dia seringkali tidak mengerti dengan jalan pikiran anak-anaknya. Dia memiliki keteguhan hati, tidak mudah digoyahkan dan mengajarkan aku bahwa modal pengetahuan itu tidak akan pernah habis, meski aku membaginya pada banyak orang, justru akan semakin banyak. Dia adalah ibu terbaik yang tidak akan pernah tergantikan.

90. Bapakku. Dia adalah orang yang membuatku patah hati, ketika dia dipanggil Tuhan 16 tahun yang lalu. Dia adalah sahabat terbaikku, apresiator terbaik untuk semua karyaku, Teman berkhayal yang sering membawaku pada dunia warna warni dengan banyak kemungkinan. Dia adalah inspirasi petualangan hidupku. Dia adalah teladanku dengan caranya membuat kesimpulan yang baik di akhir kehidupannya. Dia adalah bapak yang pelukkannya membuat aku merasa penuh. Dia adalah bapak terbaik yang tidak akan pernah tergantikan.

***

Tuhan,
Terima kasih untuk segala inspirasi dan hal-hal baik yang membentuk dan hadir serta menyusun hidupku sampai detik ini. Segala kebaikan yang hadir dalam hidupku adalah anugerah dariMu, segala keburukan yang ada, semata-mata karena ketidak mampuanku dan keterbatasanku menerima anugerah dariMu. Terima kasih untuk waktu, umur dan segala kasih dan sayangMu dalam kebaikan-kebaikan  yang Engkau berikan setiap detiknya.


Terima kasih Tuhan.

Selamat ulang tahun buat teman-teman yang tanggal lahirnya sama denganku, 30 Maret.

Comments

met ultah ya mba tarlen.. tambah kreatif dan tambah sukses buat mba tarlen ^.^
Unknown said…
selamat ulang tahun mbak tarlen, kiranya semakin diberkati kreativitas dariNya :)

terima kasih sudah menginspirasi aku sejak beberapa tahun silam. maaf, lebih banyak membaca dan diam selam ini :)
Uty said…
Happy b'day mba Tarlen, smoga sehat selalu sehingga bs terus bercrafting dan menginspirasi banyak orang dgn karya2nya
Selamat Berulang Tahun Mbak Tarlen

semoga Tuhan senantiasa memberikan rahmatNYA untuk Mbak Tarlen, selalu sehat dan beraktivitas

salaam
daranja said…
selamat bertambah umur mbak tarlen ;D
semoga selalu dan tambah kreatif :) Sukseees ^o^
vitarlenology said…
Terima kasih semuanyaa.. Trima kasih selalu mengapresiasiku..:)
moshe things said…
Tarlen... happy birthday ya... Semoga terus sukses dalam berkarya...
Lidya said…
Kak Tarlen, Happy Birthday yah,
semoga semakin kreatif dalam berkarya dan sukses serta sehat selalu :D
Long live Creativity :D *yeiiy*
thelazybaker said…
hepi beday mba.... tulisannya mengharukan. dan bapak juga ibu kamu tampaknya memang sangat membanggakan.
Amanda Putri said…
Selamat Ulang Tahun ya Mba Tarlen. Semoga makin berkah dan makin disayang ALLAH SWT.
Ekbess said…
Selamat ulang tahun mabk, maaf telat, soalnya baru bisa ketemu internet lagi...

Tetap semangat berkarya dan menginspirasi banyak manusia ^_^
Paulus said…
Maaf terlambat.

Selamat ulang tahun.
Semoga makin diberkati dengan kesempatan, semangat, teman2, gagasan2 baru, kesehatan, serta damai sejahtera.

:)
astrid reza said…
i just remember that we both are aries:D

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.

Hari #6: Cara Membuat Kotak Serba Guna Dari Kardus Bekas

Hari #6, mari kita membuat kotak serba guna. Biasanya menjelang hari raya begini, udah pada mulai sibuk beres-beres rumah. Kotak serbaguna seperti ini biasanya diperlukan untuk menyimpan barang-barang yang terpakai maupun yang tidak. Caranya sangat mudah, karena tidak perlu membuat kotak  dari kardus baru, cukup dengan memanfaatkan kardus bekas dan sedikit sentuhan saja.


Bahan yang diperlukan: Dus bekas kertas (yang ada tutupnya), plastik bercorak buat taplak meja (mengapa menggunakan plastik taplak, bukan kain atau kertas? tujuannya biar umur dus jadi lebih lama, karena tidak mudah rusak karena basah), tali tas, lem aibon, doule tape, kancing ukuran disesuaikan dengan lebar tali tas 4 buah), jarum dan benang, karton untuk lapisan dalam), jarum pentul.

 1. Potong plastik taplak dengan ukuran setinggi dus (lebihi beberapa cm dibagian atas dan bawahnya) dengan panjang sesuai dengan ukuran keliling dus.


2. Lumuri sisi dus dengan lem aibon, kemudian tempelkan plastik taplak membungkus kelil…