Friday, March 25, 2011

#marchproject 25: Craftzine, Designsponge dan Etsy

73. www.designspongeonline.com Aku menemukan situs ini beberapa tahun yang lalu waktu alamatnya masih di blogspot. Ayu temenku yang ngasih tau, "coba deh len, buka designsponge". Membuka situs ini seperti menemukan peti harta karun yang isinya ga habis-habis. Aku salut banget sama yang mengelolanya karena bisa konsisten mengisi dan mengembangkan kontennya dan menyemangati para pembacanya untuk terus berkarya.



74. www.craftzine.com Aku sedih banget waktu majalah ini berhenti terbit, tapi cukup lega karena websitenya jalan terus. Aku terinspirasi oleh konsepnya "transforming traditional craft", mengambil spirit tradisional craft menjadi lebih modernn (Jadi inget karya-karya yang dipamerin di American Craft Museum). Kalau ngomong Indonesia bisa dibilang surganya traditional craft, tinggal gimana mentransformasi semua kekayaan itu jadi lebih aktual. Batik bisa dibilang contoh yang berhasil. Tinggal dokumentasinya aja dan craftzine ini buatku cara mendokumentasikannya juga yang membuat transformasi tradisional craft itu bisa terjadi.

75. www.etsy.com tentu saja aku terinspirasi banyak oleh etsy. Menggabungkan bisnis dan semangat craftivisme. Aku sempat terkaget-kaget ketika suatu hari di Etsy Lab, tiba-tiba Robert Kalin masuk ke dalam lab menenteng-nenteng kaos, menyablon kaos itu lalu memakainya. Lalu Julie bilang, kalau Rob, meski sudah jadi entrepreneur sukses, dia masih membuat sendiri barang-barang yang dia pakai. Kejadian itu bener-bener berkesan buatku sekaligus juga membuatku paham, Etsy ga mungkin jadi besar, kalau para pendirinya sendiri tidak menjalankan semangat DIY dan craftsmanship dalam kehidupan sehari-hari mereka.

1 comment:

erick wibowo said...

wah kayanya Indonesia harus punya tuh majalah kaya craft gitu...yuk...yuk...hehehe

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...