Saturday, March 12, 2011

#marchproject 12: Bambang Sugiharto, Extension Course Filsafat dan Oprah

Foto diambil dari vitarlenology visual diary

 34. Ada Bambang yang lain yang menginspirasiku selain Bambang Q-Anees (BQ). Namanya Ignatius Bambang Sugiharto, Filsuf dan guru besar Fakultas Filsafat UNPAR ini, banyak memberi pencerahan dalam hidupku. Mendengar ceramah-ceramahnya di kelas filsafat, sungguh membantuku menguraikan kekusutan berpikir tentang fenomena-fenomena di sekitarku. Sebagai Profesor, pak Bambang, biasa aku memanggilnya, sosok yang sangat terbuka, humble dan cukup trendy hehehehe.. Pak Bambang cukup lugas dan artikulatif dalam menjelaskan banyak teori atau fenomena yang seolah rumit dan kompleks itu sehingga relatif mudah dipahami dan dimengerti. Biasanya penjelasan pak Bambang ini membawa pada lebih banyak pertanyaan dan penelusuran yang membuatku menemukan strategi-strategi pengembangan komunitas di tobucil dengan lebih baik. Karena setiap kali mendengar kuliahnya atau ngobrol sama dia, seperti proses mereview lagi apa yang sudah aku jalankan dan apa yang perlu diperbaiki atau ditambahkan. Aku merasa sangat beruntung bisa mengenalnya dan berkesempatan mengikuti kelas-kelasnya.


35. Bicara tentang Pak Bambang Sugiharto, aku juga harus menyebutkan bahwa program Extension Course Filsafat dan Budaya yang selenggarakan oleh Fakultas Filsafat UNPAR sejak tahun 2003 adalah salah satu sumber inspirasiku. Di program ini aku bertemu banyak pemikir-pemikir dan mengenali keragamanan pemikiran yang bisa memperjelas atau malah memperumit. Program ini banyak memberi masukkan secara konseptual dan substansi terhadap gagasan-gagasan yang muncul dalam diriku. Meski realisasi dari gagasan itu adalah tindakan yang remeh temeh atau sederhana saja, tapi biasanya proses mengkonsepnya cukup rumit dan perlu banyak masukkan dan perspektif. Karena aku ga tertarik sekolah formal lagi, program seperti ini sangat membantuku mengupgrade pola pikir tanpa harus terbebani oleh menyusun tesis atau disertasi :D

foto diambil dari sini

36. Oprah. Siapa yang tidak terinspirasi oleh Oprah? Setiap menonton box set 20 tahun Oprah terutama edisi Christmas Kindness, aku selalu nangis bombay karena begitu terharu. Oprah selalu menunjukkan pada semua orang termasuk aku bahwa banyak sekali cara untuk berbagi pada sesama manusia dan sesederhana apapun itu.

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...