Monday, February 14, 2011

Needle Felting Tools


Beberapa hari lalu aku disibukkan dengan kegiatan membuat dadu untuk tas I Ludo You dengan menggunakan kain felt. Membayangkan mata dadunya harus di jahit satu-satu sungguh melelahkan (dasar pemalas..!) kalau di lem dengan lem UHU biasanya kain felt dengan kain felt nempelnya ga terlalu kuat. Lalu aku teringat pada temanku Moel The Mogus yang punya sebuah alat bernama Needle Felting, sebuah alat yang berguna untuk menempelkan kain felt dengan kain felt tanpa perlu di jahit dan menggunakan lem.

 
Needle Felting terdiri dari dua bagian: Needle Felting (jarumnya) dan Needle Felting Mat (yang berbentuk seperti sikat, ukurannya macam-macam).


Needle Felting Mat ini fungsinya untuk menjadi alas kain felt yang hendak di sambung atau ditempel. Jika diperhatikan, jarum Needle Felting tidak seperti jarum biasa. Bentuknya pipih dan sisi-sisinya tidak rata. Bentuk seperti ini dimaksudkan untuk membuat kain felt yang ditusuk-tusuk jarum ini jadi saling berkait dangan kain felt yang ada di bawahnya.



Cara menggunakannya: letakkan kain felt yang menjadi dasar (warna biru), setelah itu letakkan pula kain felt yang akan ditempelkan pada kain felt dasar (warna merah). Tusukkan jarum pada kain felt merah dengan Needle Felting dengan posisi tegak lurus. Needle Felting ini di dalamnya memiliki per yang membuat jarum memantul ketika di tusuk-tusukan pada pain felt. Namun perlu diingat, jangan sampai jarum yang ditusukkan menyentuh dasar Needle Felting Mat karena akan membuat jarum menjadi mudah tumpul dan patah.


Setelah menempel, permukaan kain felt pori-porinya akan menjadi lebih besar yang disebakan bekas tusukan jarum. Namun kain felt merah yang menempel pada kain felt biru seperti menjadi satu kesatuan. Jika kita balikkan kain felt merah dan biru akan menjadi lebih berserabut. Jadi teman-teman bisa berkreasi dengan dua macam sisi yang dihasilkan Needle Felting ini. Selamat mencoba.

5 comments:

moshe things said...

Wow... baru tau kalo ada alat kaya gini... :)

vitarlenology said...

iya, orang jepang tuh ya segala ada alatnya.. :D

Dil said...

kapan ya di indonesia ada yg produksi alat2 macem clover?

martha puri said...

mbak Tarlen, sama! aku jg baru tau alatnyaaa... pengen bgt belajarrr.. hihihi...

Dita Maulani said...

I love needle felting! <3
Susah dan mahal kayanya kalau beli di Indonesia ya..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...