Thursday, October 28, 2010

Katalog Baru: Simple Binding Notebook Edisi November 2010



Katalog simple binding notebook edisi november 2010 bisa dilihat di tautan ini.
Untuk pemesanan tulis kodenya seperti yang ada di katalog dan kirim ke vitarlenology@yahoo.com
Oya harga satunya 40rb belum termasuk ongkos kirim :)

Yuk, Merajut Bersama untuk Kemanusiaan

Klab Merajut dan The Men Who Knit (http://themanwhoknit.blogspot.com/) mengundang teman-teman untuk merajut bersama,

Minggu, 31 Oktober 2010Mulai Pk. 12.00 WIBtempat: Tobucil & Klabs Jl. Aceh No. 56 Bandung Telp/ 022 4261548

Benang disediakan gratis. Bagi yang belum bergabung dikegiatan ini namun tidak bisa merajut, akan diberikan workshop singkat merajut dengan cara Yubiami (merajut dengan jari).

Hasil rajutan dari kegiatan ini akan disumbangkan kepada korban bencana Mentawai dan Merapi.

salam hangat,tobucil & klabs
http://tobucil.blogspot.com/
http://tobucilhandmade.blogspot.com/

5W + 1 H 'Craft for Humanity'

Teman-teman,
Untuk memperjelas gagasan tentang 'Craft for Humanity', aku coba bikin 5W + 1 H nya.

What: Apa itu Craft for Humanity?
Ajakan kepada para crafter untuk membuat karya-karya sederhana yang bisa menghibur saudara-saudara kita yang terkena musibah/bencana. Karya ini bisa berupa apa saja, sesuai dengan minat dan spesialisasi masing-masing.

When: Kapan kegiatan ini akan berlangsung?
Craft for Humanity ini akan menjadi ajakan permanen yang berlangsung terus menerus. Mengingat kita tinggal di daerah yang sangat rawan bencana.


Who: Siapa yang menjadi sasaran Craft for Humanity ini?
Saat ini karena saudara-saudara kita di Mentawai dan Merapi sedang terkena musibah, maka ajakan ini akan di fokuskan untuk membantu saudara-saudara di Mentawai dan Merapi. Craft for Humanity ini, terutama untuk membantu para manula, perempuan dan anak anak karena dalam setiap bencana ketika harus tinggal di barak penampungan mereka akan sangat kesulitan.

Where: Kemanakah bantuan dari Craft for Humanity bisa di salurkan?
Untuk bantuan Mentawai dan Merapi, teman-teman bisa mengirimkannya ke:
Tobucil & Klabs Jl. Aceh 56 Bandung 40113 T/F 022 4261548  
Karena kami membuka posko bantuan Mentawai dan Merapi. Untuk selanjutnya, teman-teman bisa mengorganisir kelompok masing-masing di setiap kota untuk memudahkan penyaluran bantuan atau melalui tobucil.

Why: Mengapa Craft for Humanity ini perlu dilakukan? 
Saatnya menggunakan bakat dan kemampuan yang dimiliki untuk membantu sesama dan menyebarkan kebahagiaan pada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Tidak ada benda yang bermakna, selain benda yang buat dengan cinta dan kasih sayang pada sesama manusia.


How: Bagaimana terlibat dalam Craft for Humanity?
  • Teman-teman bisa membuat benda-benda apa saja seperti yang biasa teman-teman buat. Misalnya: aku senang membuat notebook maka akan bisa membuat buku gambar, atau jurnal. Atau teman-teman The Men Who Knit untuk bencana Mentawai dan Merapi ini, mereka akan beryubiami untuk membuat syal rajutan. 
  • Selain membuatkan sesuatu, jika memungkinkan kita juga bisa menghibur anak-anak dan perempuan di tempat penampungan dengan memberi workshop mengajarkan mereka membuat benda-benda yang bisa menghibur mereka.
  • Teman-teman juga bisa menuliskan kata-kata penyemangat di karya itu untuk menyemangati saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana, biar harapan mereka yakin mereka ga sendirian itu salah satu cara untuk menjaga harapan mereka tetap hidup.
  • Untuk teman-teman yang ingin membantu dalam bentu uang, silahkan langsung menyalurkan bantuannya melalui Palang Merah Indonesia Donasi Bencana Umum 1. Bank Mandiri KCP Jakarta Krakatau Steel, No.Rekening 070-00-0011601-7, atas nama Palang Merah Indonesia 2. Bank Rakyat Indonesia (BRI) KC Jakarta Pancoran, No.Rekening 0390-01-000030-3, atas nama Palang Merah Indonesia 3. Bank Central Asia (BCA) KCU Sudirman, No.Rekening 035.311223.3, atas nama Kantor Pusat PMI (Perhimpunan PMI)
    Donasi Menggunakan Mata Uang Dollar Amerika (USD)  Bank Mandiri KCP Jakarta Wisma Baja, No. Rekening: 070-00-0584905-9, Atas nama: Palang Merah Indonesia.
    Humas PMI +62.21.7992325
    E Mail : pmi@pmi.or.id


Jika ada saran dan masukan atau masih ada hal-hal yang kurang jelas, bisa hubungi aku via email.


xoxo
Tarlen vitarlenology@yahoo.com


Oya, hari minggu, 31 Oktober 2010, bagi teman-teman yang berdomisili di Bandung, Klab Merajut dan The Men Who Knit akan menyelenggarakan kegiatan merajut bersama untuk membantu korban bencana Mentawai dan Merapi, tempatnya di  Tobucil Jl. Aceh 56 Bandung, Pk. 12.00 - selesai. Ditunggu ya..:)

Siapa Yang Beruntung Mendapatkan Recycled Notebook?

 
Kali ini Bintang membantu memilihkan siapa yang beruntung  mendapatkan recycled notebook:
Bintang memilih:

Selamat ya... buat Dhenny, email aku alamat kirimnya ya.. sampai di giveaway berikutnya.. :)


Tuesday, October 26, 2010

Craft for Humanity


 Teman-teman,

Sedih banget ya kalau nonton atau baca berita beberapa hari terakhir ini, bencana datang bertubi-tubi. Banjir Jakarta yang kerap datang dan semakin parah, tsunami di Mentawai yang berbarengan dengan meletusnya gunung Merapi. Rasanya ga mungkin ga tergerak dengan bencana yang dialami saudara-saudara kita di tempat lain. Indonesia sebagai negara yang rawan bencana, rasanya bencana adalah soal menunggu waktu, hari ini saudara-saudara kita di Mentawai dan Merapi, besok siapa yang tau, bisa saja kita. Tapi apa semua itu membuat kita skeptis dan mati rasa? Rasanya, sekecil apapun, kita bisa melakukan sesuatu untuk saudara-saudara kita yang tertimpa bencana.

Beruntunglah kita yang diberi keluasaan untuk melakukan hobi, mengaktualisasikan diri lewat craft dan segudang bakat kreatif lainnya. Bagaimana jika bakat dan karunia itu, sedikit saja kita bagi pada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana itu? Dengan hobi, bakat dan keluasaan yang kita miliki, kita bisa membantu mereka.


Bagaimana caranya? aku terpikir  hal yang sederhana. Bagaimana jika kita membuat sesuatu (tentu sesuai dengan bakat, keahlian dan minat masing-masing) untuk  saudara-saudara kita yang tertimpa bencana itu? Yang senang merajut, mungkin bisa membuatkan topi dan syal untuk menghangatkan mereka yang harus tinggal di pengungsian, yang senang membuat bantal bisa membuat bantal untuk mereka, yang senang membuat notebook (seperti aku) bisa membuatkan mereka buku gambar atau notebook untuk mereka menuliskan atau menggambarkan apa yang mereka rasakan. Aku yakin, sesederhana apapun benda yang kita buat dengan  semangat kemanusiaan dan kepeduliaan kita, akan sangat berarti bagi saudara-saudara kita.

Silahkan informasikan pula kontak untuk menyalurkan bantuan kepada korban di Merapi dan Mentawai untuk menyalurkan bantuan sederhana ini nantinya. Teman-teman di Jakarta, mari kita bertukar informasi juga, atau silahkan mengkoordinir bantuan untuk korban banjir. Yuk, kita buat karya-karya sederhana yang bisa menghibur saudara-saudara kita yang terkena musibah. Silahkan teruskan ajakan ini kepada teman-teman crafter lainnya. Tidak ada benda yang bermakna, selain benda yang buat dengan cinta dan kasih sayang pada sesama manusia.

salam hangat,
tarlen

Monday, October 18, 2010

Giveaway: Siapa Mau Recycled Notebook?

Teman-teman, aku pengen bagi-bagi dua buah recycled notebook buatanku ini: yang satu bergambar Jim Morrison dan satu lagi Chicken Sandwich. Bagi yang berminat silahkan follow blog ini (bagi yang belum follow) dan sebutkan siapa musisi favoritmu dan kenapa kamu menyukainya.. :) mudahkan.. selambat-lambatnya  sampai tanggal 24 Oktober 2010 Pk. 24.00. Oya, hanya untuk yang berdomisili di Indonesia saja.. Kutunggu ya..

Friday, October 15, 2010

Belanjaan Pasar Seni ITB 2010

Belanja apa di Pasar Seni ITB 2010 kemaren? Ternyata dengan kepadatan pengunjung yang luar biasa, banyak juga yang malah ga bisa belanja, butuh perjuangan untuk mendekati stand-stand yang ada. Berhubung aku lebih banyak keliling-kelilingnya daripada jaga stand, lumayan lah bisa berburu merchandise kenang-kenangan dari Pasar Seni ITB. Malahan aku bisa tidur sebentar di Galeri Soemardja, FSRD ITB (thanks to Albert dan Ucok) berhubung beberapa hari sebelumnya kurang tidur dan cuaca panas banget bikin lemes dan ngantuk. Jadi lumayan kembali seger dan bisa keliling-keliling. Tapi emang beneran susah mau liat-liat dan berburu barang di stand yang ada. Akhirnya aku nyari di stand merchandise resmi Pasar Seni aja dan dapet tas belanja, badge dan peta. Di stand seniman aku dapet kaos dan kalender yang dibikin sama DKV ITB.  Nah, kalo mahluk lucu dan empuk ini, aku dapet di standnya Puri dan mba Andi Lia. Aku adopsi dan sekarang 'Beni the Owl' udah jadi penghuni kamarku..

Oleh-oleh Pasar Seni ITB 2010

Ternyata lumayan gempor juga ngurusin Pasar Seni ITB 2010 lalu. Masih aja kerasa lemes nih. Apalagi cuaca Bandung yang cerah ceria pada saat Pasar Seni, beberapa hari terkahir berubah gloomy dan hujan.  Meski berdesak-desakan di stand Tobucil Handmade berukuran kurang dari 2m x 2m (padahal panitia bilangnya stand berukuran 2mx2m ..Mmmm.. kemana yang 25 cm lagi..???), rasanya menyenangkan karena stand tobucil padat berisi barang-barang dari teman-teman yang berkongsi bersama. Dan Alhamdulillah, stand tobucil handmade tidak pernah sepi pengunjung. Dari pk 8 pagi (padahal acara baru mulai pk. 9.00) sampai pk. 20.00, baru deh pengunjung meninggalkan stand tobucil karena lampu dimatikan oleh panitia. Pasar Seni kali ini, sebenernya Pasar Seni yang paling bisa kunikmati, karena aku ga seharian jaga stand, malah hanya beberapa jam saja (pagi dan sore aja), selebihnya aku bisa keliling-keliling menikmati acara dan bertemu teman-teman yang juga membuka lapak di Pasar Seni ITB 2010.

Ada Puri dari Ideku Handmade dan Mba Andi Lia dari Calyx yang juga buka stand di daerah A dekat pintu masuk. Bantal burung hantu bikinan Puri langsung memanggil-manggil untuk diadopsi hehehhe

Ada Cherry dari Dua Pita Asih dari Maddie Millinery juga Nella Mareti dari Sibebo, berkongsi bersama di stand tobucil handmade. Senang akhirnya bisa ketemu langsung :)

Ketemu Ayu dan Mamanya juga di sini, ayo Yu, kapan kita 'bikin-bikin' bareng?

Dari target membuat  7 model notebook, hehehe hanya 3 model saja yang aku jual di Pasar Seni ini. Udah dikerjain dari jauh-jauh hari, tetep aja pas menjelang hari H, masih banyak yang belum selesai. Selain itu, banyak temen-temen jauh dan beberapa moment penting para sahabat yang tidak dapat kulewatkan, jadi ya sudah tidak apa-apa, toh dari 3 model aja, cukup lumayan buat menambah tabungan :D

Pasar Seni ITB 2010 sepertinya mengalami peningkatan pengunjung berkali-kali lipat. Lihat aja, makin sore bukannya makin sepi pengunjung, ini malah makin padat. Butuh perjuangan bagi para pengunjung untuk mendekati stand dan menikmatinya.

Hal lain yang sering terlupakan setelah pesta usai adalah sampahnya. Temanku Meli, menulis tentang sampah Pasar Seni dan mewawancarai para petugas yang bertanggung jawab membersihkan sampahnya.. butuh 3 hari untuk menyapu bersih sampah-sampah Pasar Seni. Artikel Meli soal ini bisa dibaca di sini.

Foto-foto Pasar Seni ITB 2010 ada di vitarlenology's flickr album.

Friday, October 8, 2010

Vitarlenology di Kongsi Dagang Tobucil Handmade, Pasar Seni ITB 2010

Gambar diambil dari http://pasarseni2010.tumblr.com/



WOW makin dag dig dug karena senang, seperti mau bertemu pacar lama. Yeahh,10.10.10 akan segera tiba. Tobucil dan teman-teman akan berpartisipasi dalam kegiatan ini loh.. jadi jangan lupa untuk mengunjungi stand tobucil ya.. standnya nomer C-54.

Tobucil ga sendirian aja loh. Ada teman-teman lain  yang akan bergembira dan berkongsi bersama di stand tobucil handmade. Di stand 2x2m nanti kemeriahan dan aneka barang handmade yang dibuat dengan passion dan integritas menjadi pilihan yang dijamin ga akan menyesal setelah membelinya. Jadi pertebal dompet, pasang mata dan bawa kantong belanja.Selamat menggila di Pasar Seni ITB 2010.

Kongsi Dagang Tobucil's handmade di Pasar Seni ITB 2010:
Mom & Me
U-Well, U-Well
Kumkum
Opanya MeiMei
Beberapa tips yang perlu diperhatikan untuk menikmati Pasar Seni ITB 2010 ada di sini.

Saturday, October 2, 2010

Rak Display Bongkar Pasang

Horeeee! akhirnya punya juga rak display yang bisa bongkar pasang. Rak ini sengaja dibuat untuk kepentingan gelar lapak tobucil & crew. Lapak yang paling dekat akan digelar adalah lapak tobucil di Pasar Seni ITB 2010.Stand yang disewa tobucil berukuran 2x2m jadi ukuran rak display bongkar pasang ini juga menyesuaikan ukuran stand yang ada. Tentunya jika pada kesempatan gelar lapak yang lain, bisa dapat ruang yang lebih besar, rak ini bisa ditambahkan elemen lain.

 
 Adalah sepupu ibuku alias omku, Budianto yang luar biasa crafty. Keahlian si om sering membuatku terkagum-kagum. Dari mesin genset, pemancar, funiture, bangun rumah, bisa dia kerjakan. Waktu aku bilang ingin dibuatkan rak display yang bisa dibongkar pasang, si om langsung menangkap mauku (tentunya yang sesuai dengan anggaran yang terbatas). Si om mengusulkan, bagaimana kalau bahannya dibuat dari pipa paralon, karena toh barang-barang yang nantinya bakal di display ga terlalu berat, jadi pipa paralon masih bisa memenuhi kebutuhan. Aku sih iya-iya aja, percaya dengan kemampuan dan pilihan bahannya sejauh sesuai dengan anggaran.


Tadi pagi, si om datang membawa hasilnya WOWWWW... aku seneng banget karena bener-bener seperti yang aku harapkan. Selain itu ternyata rak ini bisa sangat-sangat praktis untuk dibawa mobile. Malahan antara kedua rak, sama si om dikasih sambungan yang bisa berfungsi sebagai display gantungan. selain itu juga bisa memperkuat posisi kedua rak.

Dari pipa paralon ternyata bisa disulap jadi rak yang cukup praktis dan serbaguna.Serunya lagi, jika dibongkar, dua buah rak display bongkar pasang ini bisa muat dalam karung plastik ukuran sedang, jadi dibawa naik motorpun bisa. Ternyata masih ada kejutan yang disiapkan si om, dia lagi bikinin aku: display gantung asesoris, meja dan bangku lipat yang praktis untuk kepentingan pameran. Horreee! Terima kasih ya, om..:)

Resolusi Baru Blog Tobucil Handmade

Memutuskan untuk lebih serius menjadi fulltime blogger, tidak semudah yang dibayangkan. Perlu komitmen dan keteguhan. Begitulah yang kualami dengan blog-blog tobucil yang selama ini aku kelola. Setelah beberapa tahun terakhir pengelolaannya sempat aku serahkan pada orang lain dan aku hanya memberi pengarahan aja, ternyata masih terasa ada yang kurang pas.Akhirnya aku memutuskan untuk  mengurusi langsung blog tobucil handmade dan blog tobucil, setidaknya sampai beberapa tahun ke depan.

Tahun 2010 ini aku memang sengaja tidak menerima pekerjaan penelitian lepas, karena aku ingin lebih berkonsentrasi dengan passionku dan merumuskan kembali apa yang menjadi cita-citaku ketika memilih jalan sebagai crafter. Aku memutuskan untuk memulai kembali aktivitas blog tobucil handmade dan blog tobucil di bulan Oktober ini. Perubahan strategi konten untuk blog tobucil handmade coba aku terapkan. Aku ingin ke depannya blog tobucil handmade bisa jadi media untuk membangun apresiasi dan memperkuat jejaring crafter lokal. Impianku, blog tobucil handmade ini bisa seperti Designsponge atau Craftzine (setidaknya masalah konsistensi updatingnya..) dengan konten lokal.

Update minggu ini, rubrik craftivism di tobucil handmade mulai menampilkan blog-blog teman-teman semua. Tunggu ya gilirannya. Untuk pertama aku masukin blognya Puri www.idekuhandmade.blogspot.com, berikutnya siapa? tunggu saja update berikutnya hehehehe..yang jelas blog teman-teman akan kebagian muncul di rubrik ini.

Teman-teman yang menitipkan barang handmadenya di tobucil, seperti wooden thread spools buatan Lia Space, aku akan memasang badgenya di blog tobucil handmade. Buat yang berminat bagi-bagi giveaway untuk pembaca blog tobucil handmade silahkan menghubungi aku via email. Setiap kali update posting terbaru akan di promosikan juga via twitter, multiply, grup fb dan yahoogroupsnya tobucil.

Menu tobucil handmade minggu ini:
Bertemu Tangan-tangan Terampil di A Design Weekend
Ageng Purna Galih: Mewawbaw Bersama Wawbaw
Bros Dan Gelang Dari Kain Perca
Bermain Bersama Ideku Handmade
Mengenal rajutan (4): Benang (1)
Menyambut Pasar Seni ITB 10 Oktober 2010


 xoxo
tarlen

Pocket Book Vitarlenology Ada Di Kamarnya KAMAR KARMA

Pocket book vitarlenology's visual diary series ada di kamarnya Kamar Karma. Tanggal 1  s/d 3 Oktober 2010 ini, teman-teman KAMAR buka kamar di JT Creative Junction, Gandaria City, 1-3 Oktober 2010. Di sini teman-teman bisa mengaduk-aduk koleksi KAMAR dan blanja blinji  :) Hehehehe karena hectic mau Pasar Seni, katalog Pocket book vitarlenology's visual diary series belum sempat aku bikin.

Foto diambil dari fbnya Kamar Karma.

Friday, October 1, 2010

Dompet 'Running Stitch' Buat Ibu

Beres-beres files foto, trus menemukan foto-foto ini. Dompet yang kusulam dengan teknik running stitch, khusus kubuat untuk ibuku 2 tahun lalu. Dompet ini aku bikin di hari-hari terakhir di NYC. Waktu itu aku baru ikut kelas sulaman di Brooklyn Museum yang diadakan oleh Education Department (divisi tempat aku menjalani summer intern selama di NYC 2008 lalu) dalam rangka mengapresiasi koleksi museum dari wilayah Timur Tengah. Aku ingin memberikan sesuatu yang kira-kira bakalan berkesan untuk ibuku. Berhubung  dana beasiswa sudah habis buat jalan-jalan ke San Francisco dan Seattle dan hanya cukup untuk makan sampai waktu pulang tiba, akhirnya aku memutuskan untuk membuatkan sesuatu dengan running  stitch ini. Aku pergi ke Michaels untuk beli benang sulam dan resleting, kain putihnya aku dapet dari museum dan kain pelapis dalamnya dari bajuku yang sengaja aku potong heheheheh. Pokoknya aku hanya mengeluarkan uang untuk membeli benang sulam dan resleting aja (sekitar $3). Cuaca Manhattan di hari-hari terakhirku  tidak cukup bersahabat. Hujan turun terus dan angin cukup kencang, jadi aku lebih banyak menghabiskan waktu di apartemen dan mengerjakan sulaman ini . Akhirnya aku bisa menyelesaikannya dengan 2 hari diseling tidur dan bermalas-malasan, menikmati hari-hari terakhir tinggal di apartemen upper east side yang sewa sebulannya bisa buat sewa tobucil satu tahun itu :D.

Jadi yang kulakukan pertama-tama adalah memindahkan sebagian demi sebagian polanya ke kain dengan menggunakan spidol kain yang lama-lama bisa ilang sendiri. Itu sebabnya sebagian-sebagian aja gambar polanya di gambar ulang di kain. Kalau semua, nanti sebagian keburu hilang gambarnya. Lalu mulailah membuat sulaman running stitch berdasarkan gambar pola yang sudah dipindahkan ke kain tadi.

Begitulah terus sampai selesai sesuai dengan polanya. Pada dasarnya yang disebut dengan running stitch adalah tusukan jelujur bolak balik Jadi nanti hasil tusukannya akan menyerupai jahitan mesin yang bolak-balik sama dan terisi penuh. Hanya saja ini menggunakan tangan. Gampang banget. Ukuran yang konstan akan didapatkan berdasarkan jam terbang dan latihan sampai kita bisa mendapatkan ukuran tusukan yang sama.Oya sampai lupa, aku mindahin gambar pola ke kain dengan cara menjiplaknya langsung, karena kain yang kupakai tidak terlalu tebal, jadi gambar yang ada dikertas bisa terlihat ketika aku jiplak.


Oya, perlu diingat juga, tarikannya juga mesti di usahakan tidak terlalu ketat, tapi tidak juga terlalu longgar, biar nanti hasilnya kain yang sudah di sulam tidak mengkerut.atau sebaliknya, hasil sulaman yang longgar akan membuat tusukan jadi musah rusak karena tersangkut-sangkut.


Setelah kain selesai di beri motif sulaman, barulah dijahit untuk dijadikan dompet. Di sini aku pakai teknik menjahit dompet resleting bolak-balik. Gampang kan.

Oleh-Oleh Dari Soemardja A Design Weekend

Penasaran sama acara Soemardja A Design Weekend? Berikut oleh-oleh dari acara ini. Bagiku menyenangkan bisa bergabung di acara ini dari 19 peserta sepertinya hanya aku yang ga pernah sekolah seni :D Itu sebabnya mendesain bagiku seperti menjawab persoalan dalam keseharianku. Sementara di pameran ini hampir sebagian besar memanerkan prototipe dari konsep desain yang mereka buat, jadi belum sampai produk yang udah siap dipasarkan. Nampaknya di acara ini aku yang paling semangat membawa produk dan langsung gelar lapak hihihiihi... sebenernya sekalian tes pasar dengan desain notebook terbaruku dan lumayan dapat banyak feedback untuk desain-desain notebookku yang sebelumnya. Thanks buat Ewo, Budi, Betet, Edo..biarpun acaranya cukup bersahaja, tapi aku menemukan kehangatan dan keakraban. Terima kasih ya :)

Karya rajutan Esti Gandana. Menggabungkan bermacam jenis benang dengan komposisi warna natural.

Karya Diaz Adisastomo: tempat CD dari plat mobil bekas yang ini bisa dibeli loh..:)

Akhirnya bisa ngeliat langsung sketsa cover CDnya The Sigit, karya Elfandiary.

Ivan Christanto dari Universitas Pelita Harapan, ikut mamerin karyanya juga di sini..

Mufti priyanka alias Amenk, siap berkolaborasi bersama aku akan menggunakan karya-karyanya untuk notebook edisi koleksi..

by Almond

by Zaldy Armansyah

by Nuri Fatimah

by Karisma Prawira Sudarma Saraswati Hamid. Lampu dengan konsep menarik. Diadaptasi dari bentukan modular yang bisa bongkar pasang sesuai dengan keinginan.


by Sorcery /Zanun Nurangga & Cahaya Dwisangkana

By Byo / Tommy Ambiyo

Anisa Fardan Nabila & Aulia Amanda Santoso. Recycle bohlam lampu jadi tempat bumbu.. menarik!

by Wanara

Promotion kit-nya Kandura keramik.

Yang ini juga unik..

 Kalau yang ini udah ketauan lapaknya siapa.. :D


Bisa gabung di facebooknya ADW
Lebih banyak foto ADW ada di Vitarlenology's Flickr Album
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...