Skip to main content

Pene Bakso Bolognese

Ini adalah resep membuat pene bolognese yang paling cepat dan mudah. Jika malam tiba-tiba terserang lapar, daripada masak mie instant, pene bolognese ini bisa jadi alternatif pengganti. 

Bahan yang perlukan: 250 gr pene (bisa diganti dengan spageti, fussili, macroni dan aku paling seneng sama pene), saus bolognese yang sudah jadi (di sini aku pakai merek Del Monte), olive oil, bakso sapi atau daging cincang, bawang bombay, merica.


Cara membuat: rebus pene sampai empuk lalu tiriskan. Masukkan 3 sendok makan olive oil ke dalam wajan yang sudah di panaskan. Tumis irisan tipis bawang bombay dalam olive oil sampai layu, lalu masukkan  5 sendok saus bolognese ke dalam wajan. Masukkan bakso atau daging cincang ke dalam saus diamkan sebentar. Tambahkan sedikit merica, setelah itu baru masukkan pene yang sudah di tiriskan. Aduk dalam saus sampai merata. Lalu angkat dan sajikan. Sebelum di santap, bisa tambahkan parutan keju di atasnya. Mudah kan..:) 

Bisa untuk 3 porsi.

Comments

martha puri said…
aaahhhaaa... aku praktekin di rumah ya mbak! thanks :)
ReBorn said…
humm, yummy... :d
Linda said…
makasih mbk resepnya :)
Sari Sulistiyo said…
hai mb tarlen..
akhirnya sy bs ketemu di blog,,sebelum sy pnya blog, sy dah sering main ke blog ini loh,,tutorial bikin tas & dompet retsleting berguna skali ^^
thanks ya mbak,, main2 ya ke blog baru saya,,ada dompet purse hasil berguru dr tutorial mbak tarlen loh ;)
ndandut said…
wah...pas banget.. baru kemaren beli penne tapi masih bingung mau dibikin apa.. :D
lumayan buat cemilan tengah malem,,hehehhee
vitarlenology said…
selamat memasak semuanya.. :)

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 
1 April 2015,  Disket Bekas Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyak😊 hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?
2 April 2015, Kardus Bekas Bir Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.
3 April 2015, …

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.