Skip to main content

Laporan Distribusi Bantuan Craft for Humanity


Teman-teman, bantuan yang berhasil di kmpulkan lewat tobucil telah di kirimkan ke posko Studio Biru di Jl, Suryodiningratan 39 Yogjakarta pada hari Sabtu 6 November 2010 lalu dan telah diterima dengan baik pada tanggal 17 November 2010. Dari 15 karung (@ karung berukuran 60 kg), satu karung berisi bantuan craft for humanity yang dikumpulkan oleh para crafter dari Jakarta, Bandung dan Bogor termasuk juga hasil rajutan dari kegiatan Merajut Bersama Untuk Kemanusiaan. Terima kasih kepada teman-teman semua yang sudah mengirimkan karyanya untuk para korban bencana, teman-teman di Posko Studio Biru segera menyampaikannya langsung kepada para korban. Posko Studio Biru adalah posko yang dikelola oleh pasangan seniman Titarubi dan Agus Suwage. Pada tahun 2006, saat gempa besar mengguncang Yogyakarta, studio ini diubah menjadi posko darurat bantuan korban gempa. Empat tahun kemudian, 2010, studio kembali di ubah menjadi posko untuk membantu korban letusan merapi.

Bagi yang ingin mengirimkan bantuan, akan ada pengiriman bantuan tahap kedua yang akan difokuskan  untuk korban Merapi terlebih dahulu (sampai saat ini tobucil masih mencari organisasi yang bisa memastikan bahwa bantuan yang dikirimkan bisa sampai kepada korban tsunami Mentawai). Silahkan kirimkan karya teman-teman untuk membantu korban bencana melalui:

Tobucil & Klabs
Jl. Aceh 56 Bandung  telp. 022 4261548
senin s/d minggu Pk. 09.00 - 20.00

Terima kasih  kepada Leuwi Gajah Paket yang telah membantu mengirimkan bantuan tahap pertama secara cuma-cuma (Danu makasih banyak buat kontaknya) dan juga. Terima kasih sebesar-besarnya untuk bantuan yang telah disampaikan teman-teman kepada para korban. Hal yang terbaik yang dibuat oleh tangan dengan penuh cinta dan kasih pada sesama manusia, semoga menambah kekuatan pada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa kesusahan.


xoxo
tarlen

Tentang laporan distribusi bantuan melalui posko tobucil, bisa dibaca juga disini. http://tobucil.blogspot.com/2010/11/pengiriman-pertama-bantuan-posko.html

Comments

semoga bisa berguna... :)
amesh said…
aku ketinggalaaaaaaaaaaaan! tahap kedua masih bisa untuk barang2 kerajinan? kalo iya aku kirim besok yaaah, maap!!! :(
vitarlenology said…
masih bisa kok mesh.. kutunggu ya.. thanks loh..:)
ReBorn said…
senang melihat ada yang bisa membantu sesuai dengan kemampuan. :)
Linda said…
dateline-nya sampe kapan mbk? di mimo masih banyak yg mau ngirim soalnya
Dewi Citra said…
aku masih bingung mau ngirim apa :x
tapi insyaALLAH mau ikut tahap kedua, doakan saya :D
martha puri said…
semoga mereka tersenyum ya mbak :')
vitarlenology said…
craft for humanity tahap dua akan dikirim hari senin besok.. mesh bantalnya udah nyampe..

Popular posts from this blog

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 
1 April 2015,  Disket Bekas Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyak😊 hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?
2 April 2015, Kardus Bekas Bir Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.
3 April 2015, …

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.