Friday, September 17, 2010

Pelajaran Dari Pesanan di Hari Lebaran


Menerima pesanan di hari-hari menjelang lebaran, butuh perencanaan dan persiapan yang matang. Beberapa hari menjelang hari lebaran aku dapat pesanan notebook lumayan banyak. Karena toko-toko penjual bahan baku libur cukup lama di hari lebaran, maka semua bahan baku harus dibeli sebelum toko-toko tutup. Jangan sampai ada daftar belanjaan yang terlewat untuk dibeli, bisa celaka. Untuk mengantisipasi keadaan darurat, bahan baku yang cukup penting, sebaiknya dibeli dalam jumlah lebih, jangan beli pas-pasan.

Nah, ceritanya proses pengerjaan pesanan ini berjalan lancar, meski sempat ambruk karena flu berat menjelang hari raya. Tiba-tiba, dua hari sebelum deadline pesanan tiba, kebodohanku terkuak :D. Semua cover notebook yang udah selesai aku kerjakan dan siap untuk di jilid bersama dengan isinya, ga bisa dipakai, karena salah ukur. Aku melakukan kebodohan fatal, karena salah mengukur. Jadi ukurannya kurang 0.5 cm dari seharusnya. Akibatnya covernya terlalu kecil dari isinya. Panik? sebentar aja. Ga ada waktu untuk berlama-lama panik.  Pilihan mengecilkan ukuran isi, bukan pilihan yang tepat dan sangat beresiko. Tukang potong ahli langgananku masih libur. Kalau di potong ditempat lain, resiko gagalnya jauh lebih besar, karena hanya tukang potongku yang tau cara memotong buku2 itu dengan rapi. Jalan satu-satunya untuk mengatasi masalah ini adalah membuat cover baru sebanyak 210 buah, sesuai jumlah pesanan. Nah disinilah ternyata membeli bahan dua kali lebih banyak, bener-bener pilihan tepat. Selain itu, aku juga mengganti teknik pengerjaannya dengan menggunakan teknik yang lebih sederhana dan lebih cepat. Akhirnya dengan dibantu oleh kakak dan adikku, pesanan ini bisa diselesaikan walaupun waktunya bener-bener mepet.

Sekarang aku punya 210 cover yang salah ukuran itu dan belum tau mau dibikin apa * mikir mode on..:))

Pelajaran yang bisa ditarik dari kebodohanku ini adalah:
  • Cobalah berkali-kali sampai yakin bahwa pola dan ukuran yang kita buat benar-benar sesuai dan tepat.
  • Belilah bahan baku ekstra atau punya bahan baku cadangan yang siap tersedia sangatlah penting, jaga-jaga kalau ada situasi darurat.
  • Pelajarilah teknik pengerjaan dari yang paling mudah sampai yang paling sulit, dari yang paling lambat sampai yang paling cepat untuk hasil yang sama. Sehingga kita  bisa memilih teknik mana yang bisa digunakan dalam keadaan darurat dan mana yang bisa kita gunakan dalam keadaan leluasa.
  • Hitunglah waktu pengerjaan lengkap dengan waktu cadangan. Biar ada waktu tersisa untuk situasi darurat dan tidak mengecewakan klien.
 Mba Myra, thanks ya buat pesanannya, maaf untuk segala kekurangannya..:) Terima kasih tak terhingga untuk kakak dan adikku yang telah membuat pesanan ini bisa diselesaikan dan situasi darurat bisa tertangani. I love you sisters >:D<

9 comments:

martha puri natasande said...

bener bgt mbak, aku jg begitu nih kemarin. kl salah perkiraan bisa gawat banget. toko2 udah pada tutup + yg bantuin aku udah pada libur. mbak msh untung dibantu kakak adiknya.. aku sendirian..... hikhik... tp badai sudah berlalu... :D

vitarlenology said...

bener pur, menghadapi situasi kaya begini kita malah bisa belajar banyak, hal-hal yang ga kepikiran sebelumnya jadi kepikir dan bisa menemukan hal-hal baru juga kaya teknik-teknik baru yang lebih cepat dan efisien ya.. :)

Amanda Putri said...

Makasih untuk pelajarannya mba Tarlen ^^

Dindie said...

buatku kayaknya yang kayak gini bukan "been there, done that" tapi "always there" hihihihi

Cici Tasia said...

hebat bisa mengatasi masalah dengan cepat

vitarlenology said...

biasa kalo terdesak, malah bisa mengeluarkan kemampuan maksimal dalam waktu sesingkat-singkatnya.. :D

Dewi Citra Sari said...

kalo aku, bukan "pernah" salah ukur, tapi "selalu" salah ukur, he he he
Gimana kabarnya Mbak Tarlen ? lama ga mengunjungimu

vitarlenology said...

halo mba dewi, kabarku baik.. hanya lumayan padet buat persiapan pasar seni itb, 10 oktober nanti, datang ya mba ke bandung...

MirQee feat.Indit Rakjati,Kathya's Closet,Miimum said...

wkwkwkwkw, drpd dibuang mending dikirim ke jkt aja deh tuh yg 210 covers :D
sama2, makasih kembali yah mbak...
tau gak, kmrn itu alhasil aku sama sekali gak liat notebooknya krn sdh langsung dibawa ke tkp sama supirnya krn telat sampe...hehehe... tp gpp kok, alhamdulillah semua lancar dan beres sebelum hari berakhir.
Insya Allah pgn main ke sana lagi mau belajar2 bikin2 lg nih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...