Skip to main content

Hari #30: Membuat Cookies Coklat Untuk Hari Raya


Tutorial terakhir di ramadhan tutorial project ini sengaja aku reblog dari  tobucil handmade. Atas kebaikan kakakku yang jagoan bikin kue-kue, dia membagi resep ini untuk pembaca tobucil handmade dan sekarang aku ingin membaginya juga buat teman-teman semua. Aku sangat mengagumi passion kakakku dalam membuat kue-kue yang enak-enak (dimana aku sangat tidak sabar dalam hal masak memasak terutama kue-kue) dan selalu membuat kami sekeluarga ketagihan. Caranya mudah dan membuatnya tidak membutuhkan waktu lama. Selamat mencoba dan selamat menghidangkannya di hari raya besok..

Waktu yang dibutuhkan untuk membuatnya 30 menit. 1 resep adonan bisa menjadi 50 cookies ukuran sedang.


Bahan yang di butuhkan:
 250 gr tepung terigu
1 sendok teh backing powder
1 sendok teh garam
225 gr butter (di sini menggunakan Orchid Butter)
50  gr gula putih
100 gr gula palem (brown sugar)
2 butir telur
125 gr coklat chip
125 gr kacang yang sudah di goreng lalu di cincang (bisa kacang mede. kacang tanah, almond)

Cara Membuatnya: 

1. Masukan orchid butter, backing powder, garan, gula putih dan gula palem jadi satu, lalu aduk dengan menggunakan mixer sampai merata.

2. Setelah itu, masukan telur satu persatu. Aduk dengan menggunakan mixer.

3. Setelah itu tambahkan kacang ke dalam adonan dan aduk sampai rata.

4. Tambahkan coklat chips dan aduk sampai rata. Bisa juga tambahkan kismis untuk menambah rasa segar buah di dalamnya.
5. Masukan terigu sedikit demi sedikit, aduk sampai rata dengan menggunakan spatula atau sendok pengaduk. Setelah adonan jadi, masukkan ke dalam lemari es sekitar 10 menit sebelum adonan siap untuk di cetak.
6. Cetak adonan berbentuk bulat pipih.














7. tambahkan coklat chips di atasnya lalu panggang sekitar 10 menit. Sampai adonan kecoklatan dan matang

Comments

MyaMya said…
thumbs up utk resepnya, tmpk do-able :-D oh, and a note: there's a lil misspell on the baking powder.. Love the Blog <3
MEI SULING said…
hummmm, harus di coba nihhh! :)
vitarlenology said…
wah mya, thanks udah dikasih tau misspellnya.. hihihihi.. selamat mencoba ya..
Andi Lia said…
Semoga dengan berakhirnya bulan Ramadhan, ga berarti berakhir pula tutorial2 dari mbak Tarlen...selamat Idul Fitri yaa, mohon maaf lahir-bathin :)
Amanda Putri said…
ahh one of my fav. cookies nii ^^
vitarlenology said…
selamat mencoba resepnya ya teman-teman...

mba andi lia: maaf lahir dan batin juga.. :)

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 
1 April 2015,  Disket Bekas Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyakšŸ˜Š hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?
2 April 2015, Kardus Bekas Bir Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.
3 April 2015, …

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.