Skip to main content

Hari #28: Membuat Keranjang Serba Guna Dari CD dan Kabel Bekas

Hampir-hampir mati gaya nih menjelang detik-detik terakhir ramadhan tutorial project :D Bikin apa lagi ya? sampai akhirnya mata tertuju pada cd dan kabel-kabel bekas. Mmm.. mungkin menarik juga kalau coba-coba menggabungkan keduanya yang terpikir olehku adalah bikin keranjang. Dengan teknik ikat yang sederhana aja, lumayan juga nih hasilnya gampang pula bikinnya.

Bahan yang dibutuhkan: Kain perca, CD bekas, kabel bekas, solder dan gunting.

1. Tandai CD untuk membuat lubang.

2. Kemudian lubangi dengan menggunakan Solder panas. Hati-hati megangnya.

3. Masukan kain perca yang sudah digunting membentuk pita sama panjang. Ambil seutas tali perca, lipat dua, masukan kedalam lubang, tarik sedikit sehingga membentuk cincin lalu masukan bagian tali yang lebih panjang ke dalam cincin tali tadi. Kemudian tarik untuk mengencangkan ikatannya.

4. Lakukan tahapan 3 pada semua lubang yang ada di CD.

5. Pasang kabel, ikat dengan tali-tali perca tersebut.

6. Begitu seterusnya, sampai lingkaran kabel menjadi tinggi dan membentuk ruang di tengahnya CD sebagai alasnya. Akhiri lingkaran kabel di bagian yang sejajar dengan dimana lingkaran kabel tadi dimulai. Setelah selesai, ikat mati semua ikatan tali perca tadi.

7. Untuk merapikannya, gunting sisa tali perca yang menjuntai, jangan terlalu mepet dengan ikatannya, beri jarak kira-kira 0.5 cm dari ikatan mati tadi.

Kamu bisa mengkombinasikan kabel yang ada dan membuatnya lebih tinggi dan menjadikannya vas bunga.


Tips: Sebelum di lingkarkan dan diikat, kabel sebaiknya di bersihkan dulu dengan cara menjepitnya dengan lap basah atau menggunakan larutan pembersih, lalu tarik kabel perlahan-lahan dari jepitan lap basah tadi. Atau Kamu juga bisa mewarnai kabel sebelum di bentuk dengan menyemprotkan cat semprot dengan warna sesuai keinginanmu.

Comments

cecilliahidayat said…
mbak Tarleeeennn duuuh darimana sih idenya XD semua barang bekas bisa dijadiin craft :D *hats off*
vitarlenology said…
hihihihih.. pandangi saja barang-barang bekas itu, barang 5-10 menit, sambil kamu tanya: 'hey, kamu barang bekas, daripada teronggok tak berguna, mau ga kamu aku sulap jadi sesuatu yang lebih bermanfaat?' kalo jawabannya:'mau', nanti kamu akan menemukan cara mengubah barang-barang itu jadi sesuatu yang lebih berguna..hihihihih... *bisa jadi komik nih..*
Unknown said…
Aku mah, yakin deh, mbak Tarlen ga akan mati gaya ;) Kereen mb, kayaknya di rumah mbak ni ga ada sampah numpuk ya, semua bisa di recycle...musti aku contoh nih, makasii tute nya :)
Ade Sri said…
Mbak Tarleeennn...keren banget!!! Top markotop!
Ade Sri said…
Mbak Tarleennn...gilaaaaa keren banget idenya. Top markotop!!!!

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 
1 April 2015,  Disket Bekas Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyak😊 hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?
2 April 2015, Kardus Bekas Bir Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.
3 April 2015, …