Skip to main content

Hari #25: Dompet Tabung Dari CD Bekas

Menjawab tantangan Mba Diana Kea untuk mendaur ulang CD bekas, aku coba-coba membuat ini, setelah jadi baru deh kepikiran, kenapa di giniin aja atau di gituin aja.. hehehehe.. semoga tutorial ini bisa menjadi pemancing untuk memberi alternatif lain dalam mendaur ulang CD bekas.

Bahan yang dibutuhkan: resleting 17cm, CD bekas, kain perca, solder untuk melubangi CD, jarum dan benang.

1. Potong dua lembar kain sepanjang resleting lebar terserah bergantung keinginan. Potong juga dua kain, selebar resleting + 2 sambungan kain sisi kiri dan kanan. Potong kain untuk membuat tali pegangan.

2. Jahit potongan-potongan kain tadi seperti pada foto.

3. Nyalakan solder dan lubangi CD dengan jarak masing-masing lubang kira-kira 1 cm. Pegang solder tegak lurus dan hati-hati jangan sampai kepegang bagian besinya karena panas banget.

4. Setelah selesai kamu akan mendapatkan CD yang sudah dilubangi seperti ini.

5. Mulailah menjahitkan kain pada CD dengan menggunakan jarum dan benang. Ingat jarak jahitan dengan tepian kain harus sama lebarnya, kalau beda, nanti hasilnya tepian tabung akan mencong-mencong tidak lurus.

6. Setelah selesai menjahit satu sisi kain pada satu keping CD, mulaikan menjahit pada sisi yang lain dan keping CD satunya.

 7. Setelah kain terjahit pada 2 keping CD, jahit sisi tabung yang masih terbuka dengan menggunakan jarum dan benang.

8. Setelah selesai, maka selesailah sudah pembuatan dompet tabung dari CD bekas.

Ngomong-ngomong setelah selesai membuat ini, aku baru kepikiran, kenapa posisi resletingnya ga kubuat lebih pendek salah satunya (ga sama besar kiri kanan, seperti yang aku buat) biar kaya kaleng yang bisa dibuka gitu..mmm.. ntar nyoba lagi deh..

Comments

sica said…
wuiiihh, eduunn.... aya aya wae neng tarlen... :D

ada juga yang ngebuat tumpukan CD jadi lampu...

http://www.diylife.com/2007/12/27/your-very-own-cd-tower-lamp/

tapi duaduanya terlalu advanced buatku :p
vitarlenology said…
aku ada ide lagi bikin lampion, basicnya dari tutorial ini.. ntar kalo dah jadi aku posting ya..
zuperdzigh said…
lucu banget Mbak :)
sama sekali ga kepikiran CD bisa "dijahit"
Dienius said…
Kreatif visan neng,
Saya lagi nayri cara ngelubangin cd,
nemu teknik pake SOLDER
kenapa nggak kepikir ya ?

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 
1 April 2015,  Disket Bekas Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyak😊 hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?
2 April 2015, Kardus Bekas Bir Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.
3 April 2015, …

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.