Tuesday, August 17, 2010

Hari #7: Membuat Tempat Kartu Nama Dari Bekas Undangan


Hari ke 7 Ramadhan Tutorial Project, mari kita memanfaatkan undangan-undangan yang sudah tidak terpakai. Di rak supply bahan baku yang ada disudut kerjaku, ada setumpuk undangan-undangan tak terpakai, bekas undangan pameran atau acara-acara yang dikirimkan padaku. Mau dibuang sayang, karena biasanya desain, kertas dan kualitas cetaknya lumayan bagus. Biasanya aku simpen aja, sambil nunggu ide apa yang kira-kira pas buat mengolah barang-barang itu. Nah, hari ini ketika melihat bekas-bekas undangan itu yang terpikir olehku adalah membuat tempat kartu nama. Kertas undangannya  dan plastik pembungkusnya bisa dimanfaatkan sekalian, karena aku paling bingung sama plastik bekas undangan: dibuang suka merasa bersalah, dimanfaatkan, bingung juga. Meski bening, plastik pembungkus undangan ini biasanya cukup tipis dan mudah robek. Jadi menurutku  tempat kartu nama, cukup pas untuk mengolah keduanya.


Bahan yang diperlukan: Undangan-undangan bekas, mata itik dan alat pemasangnya, ring berengsel (bisa dibeli di toko alat-alat tulis), gunting dan double tape.

1. Pilihlah, undangan-undangan bekas dan potong menjadi ukuran 23 x 8 cm.

2. Potonglah plastik pembungkus undangan menjadi dua bagian memanjang.

3. Tempelkan plastik pada bekas undangan kira-kira setinggi 2/3 atau sekitar 5 cm dan membentuk saku, seperti pada foto.


4. Lipat jadi dua, undangan yang sudah memiliki saku plastik tadi lubangi bagian tengah dengan jarak kira-kira 0.5 cm dari pinggir. Maka kita akan mendapatkan, 2 buah saku bolak balik untuk tempat kartu nama.

5. Pasang mata itik untuk memperkuat lubang yang tadi dibuat. Setelah itu, masukkan kartu nama kedalam satu plastiknya. Ulangi langkah 1 s/d 5, sesuai jumlah tempat kartu nama yang kita inginkan.

6. Setelah selesai, masukan tempat kartu nama yang sudah selesai tadi ke dalam ring berengsel.

Selesailah sudah tempat kartu nama yang kita butuhkan. Tempat kartu nama ini cukup praktis dan mudah untuk menemukan kartu nama yang kita butuhkan. Selamat menyusun kartu namamu.. :)

3 comments:

Dindie said...

mbak itu pembolong mata itik kalau mau beli namanya apa ya? terus dapetnya di toko buku atau toko craft supplies? Danke.

vitarlenology said...

din, mendingan beli yang gede sekalian, biar ukuran matras/mata itiknya bisa macem-macem..

akizeyek said...

mbak,beli pembolongya dmana yah..???sulit di batam... :(

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...