Skip to main content

Hari #19: Pembatas Buku Magnetik

Ini adalah tutorial paling gampang yang aku buat sejauh ramadhan tutorial project ini berlangsung :D Tadinya aku mau memanfaatkan rol bekas lakban, tapi percobaanku gagal, hasilnya tidak seperti yang dibayangkan. Jadi harus aku coba lagi. Nah, sementara kekagagalan itu aku perbaiki, aku menemukan potongan-potongan magnet lembaran di rak bahan bakuku. Langsung aja aku kepikiran bikin pembatas buku, terinspirasi oleh pembatas buku magnetik yang aku dapat dari Museum of Modern Art.

Bahan yang dibutuhkan: Pita-pita, kancing kayu/hiasan lain berbentuk ceper, potongan magnet lembaran, double tape, gunting.

Gunting potongan magnet lembaran sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Lipat jadi dua, cari sisi yang ketika terlipat menempel lebih kuat dari pada sisi yang lain. Perlu diingat bahwa ada sisi yang tolak menolak, sehingga nanti kedua sisi magnet ini tidak dapat menempel dengan baik.

Tempelkan double tape pada permukaannya.

Tempelkan pita pada permukaan magnet, lalu lipat jadi dua, setelah dilipat tempelkan kancing kayu atau hiasan ceper lain pada ujungnya. Maka selesai sudah pembatas buku magnetik ini. Bentuknya akan seperti jepit rambut.

Untuk menjadikannya pembatas buku, jepit bagian buku yang akan ditandai dengan kedua sisi pembatas buku tadi.

Gampang banget kan, murah meriah untuk dijadikan souvenir..

Comments

Puwi said…
Mbak Tarlen, lembaran magnet itu belinya dmn ya mbak... makasih dah jadi inspirasi buat semua org :)
vitarlenology said…
ada di toko langgananku di bandung di perempatan jalan asia afrika dan oto iskandar dinata.. kalo berminat mau titip boleh loh, ntar aku kirim ke jkt..:)
vitarlenology said…
btw, sama sama loh puri, kita saling menulari semangat dan energi positif buat terus berkarya ya..:) dunia ini inflasi energi negatif jadi mari kita imbangi dengan lebih banyak lagi energi positif >big hugs<
Amanda Putri said…
Mba Tarlen, sejauh ini keknya tutorial ini deh yang jadi fav. aku. Klo SB_14-nya blum dikirim, boleh nitip magnet lembaran ini skalian ga mba.

Makasih ^_^
vitarlenology said…
amanda: boleh ntar aku email kamu ya ..
Amanda Putri said…
Sipp. Ku tunggu emailnya mba ^_^
Puwi said…
aku mau titip.. berapa mbak? :) hugs and kisses :-*
sica said…
wuaaaaaa ini asyik banget...

sumpeh lo, ternyata emang ada magnet lembaran yaaa... wkwkwkkw
kerlip bintang said…
Pembatas buku ini, kalo dijualin ke anak-anak goodreads pasti laku keras tuh.
Aku boleh beli yang udah jadi aja gitu? buat koleksi :D
toko apa namanya yg jual magnet lembaran itu?
vitarlenology said…
feti: boleh fet, ke tobucil aja..
mamatrixie: di toko WK otista..
Dinnykaa said…
keyen makasih ya mba tutorialnya banyak memberi inspirasi untuk mengajarkan bocah untuk senang berprakarya
amesh said…
*nyamber sebetulnya di toko maju mayestik ada tuh lembaran magnet juga tapi udah yang dipotong2 jadi bukan yang masih utuh.. eniwei tarlen, two thumbs up untuk konsistensi bikin proyek DIY-nya! kalo aku kali udah bolong2 banyak hohohoho :D
vitarlenology said…
dinny: sama-sama .. selamat menularkan semangat DIY pada anak-anak ya.. :)
amesh: Heheheh.. ternyata cara ini cukup efektif untuk membuat aku berdisiplin pada diri sendiri nih.. berasa jadi pemred terbitan harian, ada deadline tiap hari yang harus dipatuhi heheheheheh...
Pratya said…
mbak tarlen, toko yang jual magnet lembaran itu, nama tokonya apa ya? lagi nyari magnet seperti itu..makasih :))
Pratya said…
mbak tarlen, toko yang jual magnet lembaran itu nama tokonya apa ya? lagi nyari magnet seperti itu..makasih :))
HM Zwan said…
mbak,pengen banget lembaran magnet...di batam mana ada :(
vitarlenology said…
Bisa pesen lewat aku kalau mau..:) email aja..
Rin Purnama said…
mbak, saya pengen banget magnet lembaranna >,<
toko yg mbak maksud dmn ya?
Unknown said…
Aku baru tau ada magnet lembaran....tapi di kotaku ada gak ya...
Makasih tutorialnya...bagus banget, pengen coba
tp binging nyari magnetnya...

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.

Hari #6: Cara Membuat Kotak Serba Guna Dari Kardus Bekas

Hari #6, mari kita membuat kotak serba guna. Biasanya menjelang hari raya begini, udah pada mulai sibuk beres-beres rumah. Kotak serbaguna seperti ini biasanya diperlukan untuk menyimpan barang-barang yang terpakai maupun yang tidak. Caranya sangat mudah, karena tidak perlu membuat kotak  dari kardus baru, cukup dengan memanfaatkan kardus bekas dan sedikit sentuhan saja.


Bahan yang diperlukan: Dus bekas kertas (yang ada tutupnya), plastik bercorak buat taplak meja (mengapa menggunakan plastik taplak, bukan kain atau kertas? tujuannya biar umur dus jadi lebih lama, karena tidak mudah rusak karena basah), tali tas, lem aibon, doule tape, kancing ukuran disesuaikan dengan lebar tali tas 4 buah), jarum dan benang, karton untuk lapisan dalam), jarum pentul.

 1. Potong plastik taplak dengan ukuran setinggi dus (lebihi beberapa cm dibagian atas dan bawahnya) dengan panjang sesuai dengan ukuran keliling dus.


2. Lumuri sisi dus dengan lem aibon, kemudian tempelkan plastik taplak membungkus kelil…