Skip to main content

Cara Menjahit 'Hobo Totebag Bolak Balik'


Masih ingat Charlie tottebag atau Hobo totebag yang pernah aku buat? Dan masih inget juga kan kain handmade karya  Polaku yang aku dapat beberapa bulan lalu. Karena lagi semangat membuat tutorial, kain dari Polaku itu aku bikin hobo totebag bolak balik. Caranya begini:

Pertama-tama, potong kain dengan bentuk seperti ini. Sebenernya ga harus seperti ini juga, bentuk bawah bisa sesuai selera, mau kotak aja juga bisa, yang penting bagian pegangannya ga terlalu sempit ketika tangan dimasukkan ke lubang tengahnya itu. Ada guntingan bagian bawah membentuk sudut, tujuannya untuk memberi volume pada totebagnya nanti, biar ga terlalu flat bawahnya. Jadi potonglah, dua macam kain dengan ukuran dan pola yang sama, masing- jenis dan corak dua lembar jadi total semuanya ada 4  lembar kain (untuk bagian luar dan dalam).


Lipat setiap lembar kain yang sudah di potong sesuai pola (seperti pada foto), kemudian bagian atasnya di jahit biar tersambung. Ulangi untuk setiap kain yang sudah dipotong sesuai dengan pola.

Setiap lembar kain yang bagian atasnya sudah di jahit dan tersambung, akan menjadi seperti pada foto.



Nah sekarang jahit sambungkan, potongan sudut yang akan membentuk volume tas. Lakukan pada semua sudut yang ada di setiap lembar kain tas.

Maka nanti hasilnya untuk setiap lembar kain akan terlihat seperti pada foto.


Kemudian pertemukan lembaran kain tas dari corak yang berbeda. Di tutorial ini adalah kain dari polaku dan kain batik. Pertemukan dengan posisi jahitan sambungan bagian pegangan tas ada di luar. Jadi posisinya saling tolak menolak antara kain polaku dengan batik merah.


Satukan dengan menjahitnya.


Setelah selesai di jahit, potong bagian lengkungnya seperti pada foto, tapi hati-hati ya, jangan sampai jahitannya tergunting. Tujuannya, biar kalau dibalik, bagian lengkungnya akan terlihat rapi seperti pada foto. Ulangi pada tahapan ini untuk kain sisanya.

Tahapan selanjutnya adalah menyambungkan kedua bagian totebag yang masih terpisah. Kain tas yang berwarna putih dipertemukan dan dijahit dengan yang putih lagi.

Nanti hasilnya akan terlihat seperti ini, kain putih tersambung dengan kain putih  dan bagian kain  batik juga di jahit dengan bagian batik lagi.


Setelah kedua bagian selesai dijahit, hasilnya akan seperti pada foto. Bagian jahitan akan bertemu dengan bagian jahitan. Jadi kain polaku dengan batik ini, posisinya akan tolak menolak.

Perhatian: Tahapan menjahit setiap bagian ini jangan sampai tertukar. Jika tertukar, tas akan susah dibalik.

Tahapan terakhir adalah menjahit pinggiran terluarnya, dengan cara melipat bagian luar ke dalam, seperti pada foto. Jahitan lipatan ini akan menyambungkan bagian luar dan dalam sekaligus seperti tampak pada foto. Selesai sudah Hobo totebag bolak balik ini.


Karena aku memakai dua macam corak kain yang berbeda, maka aku punya dua variasi untuk bagian luar. Bosan dengan gambar rusa, tinggal ganti sisi lainnya yang bergambar bunga. Bosan dua-duanya, aku tinggal membalikkan tas dan mendapatkan motif batik dan warna yang berbeda. Seru kan.


Nah bisa juga menambahkan dompet resleting bolak balik sebagai pasangannya. Jadi hobo totebag ini bisa jadi tas cadangan kalau pergi-pergi ke luar kota atau jadi tas belanja yang bisa dibawa-bawa ke mana-mana.

Selamat mencoba :) Jika tutorialnya kurang jelas, kasih tau aku ya..

Comments

happy said…
hallo.. salam kenal, .. great tutorial :)
vitarlenology said…
salam kenal juga happy, terima kasih sudah berkunjung :)
Asty said…
wowww
aku mau coba aaahhhhh
thanks for sharing mba :D
Amanda Putri said…
Mba!! mkasih tutorialnya ya. Btw.. motif kainnya unik-unik deh mba.
Eugenia Gina said…
waaaah, tarlen baeek, makasih ya tarlen, ntar kl ada waktu mau nyoba ah! :D
wind said…
Setelah coba2 jahit ini itu dan salah terus.. pake tutorial ini langsung jadi.
Buat yang besok2 pake ukuran ya mba!
trus request: tutorial menjahit bajunya hehehe
Dewi Citra Sari said…
Mbak, dari tas itu berarti bisa dapat 3 versi ya, he he he
keren..
@Wind : setuju!!
Dewi Citra Sari said…
Mbak, dari tas itu berarti bisa dapat 3 versi ya, he he he
keren..
@Wind : setuju!!
POLAKU said…
wah akhirnya kainnya jadi juga...huehehe
sica said…
gimana kalo kasih polanya juga len? hehehehe... buat saya yang pemula ini... :)
vitarlenology said…
sica, polanya bisa kamu tiru dari foto yang ini http://1.bp.blogspot.com/_BTquOPjBr4Y/TEgr5uXAq9I/AAAAAAAAD4I/n8edQAge7YQ/s1600/DSC01815.jpg
kainnya polaku bagus ya mbak :) kl ngintip blognya Mbak Tarlen, jadi pengen buat ini itu terus :) terus berkarya ya Mbak ..
love your works! great job!
love your works! great job!
Henny Yarica said…
kalo mesin jahit yang untuk membuat tote bag itu bagusnya gimana ya? baru mau beli nih. need ur info please
vita said…
salam kenal.. tfs yaa.. aku mau coba buat juga.. :)
Christa Raisha said…
Keren banget mba! sharing yang oke.. plus jelas banget.. makasih yah.. jadi gak sabar nih pengen bikin juga.. dan gak sabar juga pengen buka2 postingan mba yang lainnya..
Thanks for sharing yah mba.. :)
Kreasi CantiQ said…
Keren habis..jadi mupeng..tapi sayang gak punya mesin jait, padahal pengen banget nyobain...tutorialnya jelas banget lagi....semoga suatu saat bisa bikin deh..meskipun numpang jait ke tetangga hahahaha
dewdew said…
udah bisaaa mbak, tapi pake jait tangan...mesin jaitnya rusaakk
me & tupperware said…
mbaa izin copas yaa baru blajar jahit jugaa niih thanks bangeet share nyaa
me & tupperware said…
mbaa izin copas yaa baru blajar jahit jugaa niih thanks sharing nyaa
me & tupperware said…
mbaa izin copas yaa baru blajar jahit jugaa niih thanks bangeet share nyaa
prana ningrum said…
mbak ukurannya berapa ya ? trimksh seblmnya

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 
1 April 2015,  Disket Bekas Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyakšŸ˜Š hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?
2 April 2015, Kardus Bekas Bir Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.
3 April 2015, …

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.