Skip to main content

Dua Tas Laptop Dalam Seminggu


Seminggu ini aku harus menyelesaikan dua pesanan tas laptop. Satu yang berwarna magenta abu, hitam  ini ukurannya 40 X 25 cm. Cukup lama aku mengerjakannya, karena baru setengah, salah satu benangnya habis dan bodohnya aku lupa menyimpan gulungan ekstra. Belum lagi serangan crafter block yang tiba-tiba. Untungnya salah satu pelanggan benang tobucil masih punya ekstranya. Setelah aku dapatkan lagi benangnya maka segera kulanjutkan pengerjaannya. Tas yang harusnya bisa selesai 3-4 hari, ini 3 minggu baru selesai.. :D


Mulai tas laptop yang ini, aku bikin sabuk pengunci di dalamnya. Jadi ga perlu kawatir laptopnya bakal 'lompat' atau 'tergelincir' ke luar. Ada saku-saku juga di bawah buat masukin charger, mouse dan perkabelan.


Nah kalau ini, ukurannya lebih kecil 30X28 cm untuk ukuran netbook. Kalau di foto tas ini keliatan besar, itu karena aku pakai 7 helai benang di campur jadi satu untuk dapet color chart sesuai dengan pasanan. Dibanding tas yang pertam yang ini lebih tebal dan kokoh karena 7 helai benang itu tadi. Untuk tas laptop ini ngerjainnya cepet banget, sehari aja.. :D


Sama dengan tas yang pertama, di dalemnya juga aku pasang sabuk dengan velcrow untuk menahan laptop. Lapisan dalam aku pakai dua macam kain: kotak-kotak merah putih dan polka dot buat variasi. Satu persatu pesanan beres, tinggal ngerjain handmade notebook dan persiapan buat pemotretan rubrik Varia Warta Tabloid Nova. Oya mereka ngajakin kerja sama tobucil untuk ngisi rubrik ini. Nanti aku posting di sini juga.. Have a nice friday.. :)

Comments

amesh said…
aku sukaaa yang keduaaaa, waktu itu benang gede2 gitu gak ada ya? ih pingin lagiiii hihihihi *greedy
vitarlenology said…
semakin banyak lapisan benangnya semakin tebal dan besar heheheh..
Efemka said…
Mba..boleh pesen ???
vitarlenology said…
halo mba maria, boleh kalo mau pesen, hanya saja baru bisa saya kerjain setelah tanggl 19 april, karena saya lagi di luar bandung.. kirim aja via email:vitarlenoloy@yahoo.com untuk detailnya.. makasih maaf baru dibales komennya..
astrid reza said…
len, dalemannya jait tangan apa jait mesin?
vitarlenology said…
dijahit pake tangan trid..
Ade Sri said…
dijual ga? *evilgrin*
vitarlenology said…
halo mba ade, bisa pesen.. email aku aja pengennya warnanya gimana trus ukurannya segimana..
waaa... tasnya lucu-lucuuu.... pengen blajar bikin sendiri donk Mbaaaa....

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.

Hari #6: Cara Membuat Kotak Serba Guna Dari Kardus Bekas

Hari #6, mari kita membuat kotak serba guna. Biasanya menjelang hari raya begini, udah pada mulai sibuk beres-beres rumah. Kotak serbaguna seperti ini biasanya diperlukan untuk menyimpan barang-barang yang terpakai maupun yang tidak. Caranya sangat mudah, karena tidak perlu membuat kotak  dari kardus baru, cukup dengan memanfaatkan kardus bekas dan sedikit sentuhan saja.


Bahan yang diperlukan: Dus bekas kertas (yang ada tutupnya), plastik bercorak buat taplak meja (mengapa menggunakan plastik taplak, bukan kain atau kertas? tujuannya biar umur dus jadi lebih lama, karena tidak mudah rusak karena basah), tali tas, lem aibon, doule tape, kancing ukuran disesuaikan dengan lebar tali tas 4 buah), jarum dan benang, karton untuk lapisan dalam), jarum pentul.

 1. Potong plastik taplak dengan ukuran setinggi dus (lebihi beberapa cm dibagian atas dan bawahnya) dengan panjang sesuai dengan ukuran keliling dus.


2. Lumuri sisi dus dengan lem aibon, kemudian tempelkan plastik taplak membungkus kelil…