Skip to main content

Crafter Block


Ternyata bukan menulis aja yang tiba-tiba bisa ngeblock alias buntu. Berkerajinan tangan juga bisa mengalami hal itu. Ya, itulah yang kualami dalam seminggu terakhir. Tiba-tiba bingung ga ngapa-ngapain. padahal semua bahan baku yang mau dikerjain udah siap, rencana mau bikin apa aja udah terdaftar, tapi trus bengang-bengong aja kaya orang bego. Nonton film ga berhenti-berhenti dan udah sampai taraf yang gawat, kalo matanya ga pegel, pasti bisa 24 jam nonstop nonton film.. mungkin ini akibat in the mood for Benicio Del Toro heheheh... (kasihan, Benicio jadi kambing hitam). Tapi kurasa penyebab utamanya adalah banyak banget yang mau dikerjain sampe bingung mau ngerjain yang mana dulu. Yeah..mungkin sedikit over load..


Dalam seminggu ini yang berhasil aku kerjakan adalah me-make over jam tangan swatch lamaku yang talinya udah amburadul dan aku ga menemukan penggantinya di counter swatch di Bandung. Sayangnya aku lupa memotret kondisi jam ini sebelum dilakukan make over. Akhirnya aku bungkus aja itu tali dengan kain polkadot coklat dan hijau daun.. karena sayang jamnya sendiri masih bagus, cuma talinya aja yang udah rusak. Ya lumayan lah daripada ga menyelesaikan apa-apa..

Akhirnya yang kulakukan beberapa hari terakhir untuk mengembalikan mood adalah bertemu dengan teman-teman yang udah beberapa lama ga ketemu. Jalan-jalan keliling-keliling spot-spot favorit di Bandung untuk menetralisir keadaan dan mengembalikan mood bekerja dan menyelesaikan apa yang harus di selesaikan.

Comments

Admin said…
This comment has been removed by a blog administrator.

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 
1 April 2015,  Disket Bekas Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyak😊 hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?
2 April 2015, Kardus Bekas Bir Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.
3 April 2015, …

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.