Skip to main content

Si Brother Kembali Bekerja

 

Akhirnya si 'brother' bisa bekerja lagi, setelah kemarin itu sempat tewas karena terlalu berat bekerja. Aku menemukan tukang servis mesin jahit langganan ibuku sejak jaman dulu: Ganda Atmaja (dulu di jalan Ahmad Yani, deket pintu kereta Kosambi), sekarang pindah ke jalan Cikudapateuh Dalam no. 6. Setelah  rawat inap semalam, si brother langsung mulus lagi jalannya. Suaranya halus dan enak di pakai. Sayangnya, karena si brother ini jenis lama, jadi gigi-gigi dari macam-macam jahitannya udah aus dan ga bisa diganti karena ketiadaan spare part. Akhirnya yang bisa di pake cuma jahitan standar dan zig-zag saja.. :(




Bersebelahan dengan meja si brother adalah rak berisi kain-kain (mengingat aku senang sekali belanja kain :D), webbing-webbing, dalam kardus itu ada potongan-potongan kulit bahan sepatu dan tas aneka warna yagn aku dapat di cibaduyut.  Meja dan rak ini letaknya di studio mininya tobucil. Box-box di bawah itu ada box perlengkapan origami yang berisi kertas-kertas, box payet-payet dan manik-manik, box kancing-kancing, box perlengkapan crafty kids tobucil. Aku menahan diri untuk ga belanja kain dulu untuk sementara, karena persediaan masih cukup banyak.. ada juga setumpuk kain batik yang  belum aku apa-apain..  tapi ga jamin juga, kalau tiba-tiba temenku ngajak ke pasar baru atau gang tamim, pastinya ga bisa menahan diri untuk ngeborong kain-kain lagi.. heheheh..

Comments

Puwi said…
wow.... tumpukan kain dan pernak/ik itu kaya surga buat aku :)
good job :)
Mi (なおみ) said…
Halo Tarlen ... tumpukan kainnya rapih euy ... kalo' di ruanganku .... adduuuhh .. berantakannya bikin pusing .. hehe.

kapan nih mau ngeliput "my craft room" yang berantakan itu .. ? hehe (nagih) ...

http://www.flickr.com/photos/pohoncemara/4129711399/in/set-72057594107515285/
vitarlenology said…
sangking senangnya sama tumpukan kain ini, kadang cuma buat dipandangin trus blank aja ga tau mau bikin apa..

hai hai... bulan ini aku mau mulai update blog tobucilhandmade.. segera aku hubungi..:D
Mi (なおみ) said…
assiiikk .... ditunggu yah .. senang bisa turut berpartisipasi meramaikan Tobucil ... :-)
vitarlenology said…
mi, bulan mei akan ada crafty days lagi di tobucil.. ikutan ya..:)
Mi (なおみ) said…
This comment has been removed by the author.
Mi (なおみ) said…
This comment has been removed by the author.
Mi (なおみ) said…
waa... seru seru ... oke deh, aku usahain ya ... aku tunggu tanggal-nya ya .... makasih bangeeettt ....:-)

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto , tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah.. Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih). 1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran k

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan. Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru. Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris. Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.

Hari #6: Cara Membuat Kotak Serba Guna Dari Kardus Bekas

Hari #6, mari kita membuat kotak serba guna. Biasanya menjelang hari raya begini, udah pada mulai sibuk beres-beres rumah. Kotak serbaguna seperti ini biasanya diperlukan untuk menyimpan barang-barang yang terpakai maupun yang tidak. Caranya sangat mudah, karena tidak perlu membuat kotak  dari kardus baru, cukup dengan memanfaatkan kardus bekas dan sedikit sentuhan saja. Bahan yang diperlukan: Dus bekas kertas (yang ada tutupnya), plastik bercorak buat taplak meja (mengapa menggunakan plastik taplak, bukan kain atau kertas? tujuannya biar umur dus jadi lebih lama, karena tidak mudah rusak karena basah), tali tas, lem aibon, doule tape, kancing ukuran disesuaikan dengan lebar tali tas 4 buah), jarum dan benang, karton untuk lapisan dalam), jarum pentul.  1. Potong plastik taplak dengan ukuran setinggi dus (lebihi beberapa cm dibagian atas dan bawahnya) dengan panjang sesuai dengan ukuran keliling dus. 2. Lumuri sisi dus dengan lem aibon, kemudian tempelkan plastik taplak membun