Skip to main content

My Handmade 2010 Journal



Kunjungan Julie ternyata menyisakan semangat membuat note book tiada henti. Salah satunya adalah jurnal untuk tahun 2010 yang sengaja aku bikin sendiri. Bahkan agenda hariannya, aku garisin dan tulisin sendiri pake pensil warna. Benar-bener handmade abis.

Aku mulai dari cover dulu: terbuat dari bahan suede coklat kopi, trus kain dalamnya katun aneka corak. Aku juga memasang kain keras yang lumayan keras, biar si cover bisa lebih kaku. Trus di bagian dalam cover aku bikin dompet-dompet biar bisa buat menyelipkan macem-macem. Ada kantong kecil buat nyelipin ballpoint atau pensil juga. Aku juga pake velcrow untuk kuncinya, tadinya mau pake kancing bungkus, tapi nanti jadi mengganjal kalo pas nulis.

Untuk isinya: aku pake kertas aneka macam. Kertas korea warna-warni (karena aku tuh punya banyak stok untuk jenis kertas ini), dari kertas korea (yang warna biru) aku juga bikin kertas kotak-kotak, tinggal aku print pake tinta laser dan tinggal bikin kotak-kotaknya aja.

Jilidnya pake simple book binding sih, cuma pake 4 lubang dan di jahit langsung ke cover. Jadi kalo liat punggung jurnalnya, ada garis-garis benang jilid-annya. Aku pake benang rami katun tobucil untuk menjilidnya.

Ayo-ayo.. bikin jurnalmu sendiri.. resolusi di tahun 2010 adalah membuat lebih banyak handmade book aneka model..

Comments

I. Widiastuti said…
awwww tebal bangeeeeeeeetttt pasti puas nulis-nulisinnya dan juga pusa pas buatnya ya? *hugs*
I. Widiastuti said…
maksudku pusa=puas mbak...hihihi
Tarlen...lucu tiada tara...!
Ina Madjidhan said…
Mba Tarlen, aku pengen dong belajar bikin iniiii...
Puwi said…
mbak... agenda ter-cute yg pernah aku lihattttt.... mauuuuuu.....
vitarlenology said…
aku mau bikin lagi, nanti aku posting cara bikinnya...
May said…
mau dong cara bikinnya.. loveeee notebooks

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto , tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah.. Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih). 1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran k

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan. Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru. Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris. Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.

Hari #6: Cara Membuat Kotak Serba Guna Dari Kardus Bekas

Hari #6, mari kita membuat kotak serba guna. Biasanya menjelang hari raya begini, udah pada mulai sibuk beres-beres rumah. Kotak serbaguna seperti ini biasanya diperlukan untuk menyimpan barang-barang yang terpakai maupun yang tidak. Caranya sangat mudah, karena tidak perlu membuat kotak  dari kardus baru, cukup dengan memanfaatkan kardus bekas dan sedikit sentuhan saja. Bahan yang diperlukan: Dus bekas kertas (yang ada tutupnya), plastik bercorak buat taplak meja (mengapa menggunakan plastik taplak, bukan kain atau kertas? tujuannya biar umur dus jadi lebih lama, karena tidak mudah rusak karena basah), tali tas, lem aibon, doule tape, kancing ukuran disesuaikan dengan lebar tali tas 4 buah), jarum dan benang, karton untuk lapisan dalam), jarum pentul.  1. Potong plastik taplak dengan ukuran setinggi dus (lebihi beberapa cm dibagian atas dan bawahnya) dengan panjang sesuai dengan ukuran keliling dus. 2. Lumuri sisi dus dengan lem aibon, kemudian tempelkan plastik taplak membun