Tuesday, June 30, 2009

Kaos Untuk Pengisi Acara Musik Sore

Mulai musik sore #3, tobucil memutuskan memberikan kenang-kenangan merchandise untuk para pengisi acara. Kebetulan ada drawingnya tanto yang lucu buat ilustrasi merchandisenya. Sabtu kemaren aku beli kaos swan brand di Pasar Baru, 2 lusin (24 buah) seharga Rp. 280.000, bikin screen Rp. 28.500 dan udah deh.. langsung di sablon di minggu pagi. Para pengisi musik sore yang jumlahnya ada 18 orang termasuk kru, kebagian kaos kenang-kenangan dari tobucil sebagai pengisi acara musik sore.

thanks ya to..
untuk memperbolehkan tobucil meggunakan karya-karya kamu sebagai merchandise..:)

Studio dan Perpus Impian (Bagian 1)

TautanSalah satu impianku setelah berkunjung ke Etsy Lab tahun lalu adalah membangun studio sendiri untuk kegiatan craft dan handmade. Alhamdulillah, genap setahun kemudian, impian itu bisa aku wujudkan. Karena AJI Bandung pindah tempat, akhirnya ruangan yang dulunya sekretariat AJIB itu, akhirnya disewa sepenuhnya oleh Tobucil & Klabs dan diubah fungsinya jadi studio kerja untuk Wiku (koordinator Klabs), Sundea (Editor Blog Tobucil) dan teman-teman dari Klab Hobi: Merajut dan Origami. Tentunya, perkakas hobiku juga bisa disimpan di ruangan itu. Aku sedang mempersiapkan sudut jahit di ruangan itu. Nyari meja dan rak untuk menyimpan mesin jahit dan perkakasnya, sehingga mejaku yang sekarang bisa sepenuhnya dipakai untuk prakarya kertas.
TautanHal lain yang sangat menyenangkan akhirnya, ada rak khusus untuk buku-buku perpustakaan Art & Craft yang tidak terganggu fungsinya untuk yang lain-lain. Rak ini masih bisa di tambah satu susun lagi ke atas. Jadinya ada tempat kosong untuk tambahan buku-buku perpustakaan. Jadi ruangan yang dulu di pake buat menyimpan rak kotak-kotak, bisa sepenuhnya dipake untuk display tambahan dan mengembangkan usaha tobucil dalam menjual produk-produk handmade.
Hal penting lainnya, kru tobucil akhirnya punya tempat untuk kerja tanpa terganggu oleh konsumen yang datang mau milihin benang. Kegiatan crafting jadi lebih giat sekarang. Studio ini juga bisa jadi perpanjangan garasi kalau ada kegiatan yang bentrok waktunya. Rasanya setelah memasuki tahun ketiga di jalan aceh, baru terasa mulai enak mengatur ruang berkegiatan.


















Dua sudut yang nantinya akan jadi tempat buat tidur dan rak penyimpanan barang. Sudut satu lagi yang dekat kamar mandi, akan aku pasangi meja sablon biar posisi nyablonnya ga ngehalangin jalan.. bulan depan setelah pulang dari Jogja, kegiatan make over studio akan segera dimulai.. :)

Thursday, June 18, 2009

Promosi T-shirt Untuk Ulang Tahun Madrasah Falsafah

Setelah menyablon hampir dua puluh kaos, akhirnya tau juga celahnya biar ga gagal..
ayo-ayo siapa yang mau beli...:)

-----

Kaos ini di sablon dan di produksi dengan jumlah terbatas sesuai dengan permintaan. Penjualan kaos ini akan digunakan untuk membiayai kegiatan ulang tahun ke 2 madrasah falsafah tobucil & klabs yang akan menggelar perhelatan 'Pesta Filsuf: Merayakan Filsafat Keseharian' pada tanggal 19 Juli 2009 mendatang (detail acara menyusul).

Gambar karya R.E. Hartanto. Dipergunakan atas seizin senimannya. Dengan membeli kaos ini, berarti anda telah mendukung kegiatan tobucil & klabs. Terima kasih.

----

Spesifikasi kaos:
Bahan Katun Kombat tanpa sambungan
Ukuran: M dan XL
Harga: Rp. 80.000 (tidak termasuk ongkos kirim)

Untuk pemesanan silahkan kirim email ke: vitarlenology@yahoo.com atau tobucil@yahoo.com
dengan mencantumkan pilihan gambar, warna dan ukuran.

Pilihan Gambar:
1. Kwan Im, 2. Speechlessism, 3. Potrait as philosopher, 4. Tree in my sleep, 5. postmortem, 6. Cermin


Warna Kaos dan ukuran yang tersedia:

Kuning, ukuran yang tersedia M.

Bluesky, ukuran yang tersedia M, XL.

Krem pasir. Ukuran M, XL.

Merah cabe. Ukuran M.

Olive. Ukuran M, XL.

Putih. Ukuran M, XL.

Hijau Lumut. Ukuran M, XL.

Misty Abu Tua. Ukuran M, XL.

Coklat Kopi. Ukuran M, XL

Mendesain Peta Menuju Tobucil & Klabs

Banyak yang bingung mencapai tobucil & klabs, mengingat tobucil terletak di jalan aceh yang terpotong banyak jalan utama di Bandung. Nah biar ga bingung aku bikinin peta penunjuk arahnya sekalian sama 'how to get there'nya.. maen-maen ya ke tobucil, aku tunggu loh.. :)


Klik pada gambar untuk memperbesar dan menyimpan


Bagaimana mencapai Tobucil & Klabs dengan menggunakan Angkot:

Angkot Jurusan Riung Bandung -Dago
Dari arah Riung Bandung: Berhenti di perempatan Jalan Banda & Jalan Aceh (Seberang Kantor Pajak/ Depan GOR Saparua). Letak tobucil satu rumah setelah Kantor Pajak.
Dari Arah Dago: Berhenti di perempatan Jalan Lombok & Jl. R.E. Martadinata/Jl. Riau (Seberang KFC atau pengadilan). Jalan ke arah jalan lombok. Sampai di perempatan Jalan Lombok & Jl. Aceh, belok kanan. Tobucil letaknya di sebelah Bimbingan Belajar Prosus INTEN atau di seberang Asrama Mahasiswa Sulawesi "Lontara".

Angkot Jurusan Ledeng - Kelapa
Dari Arah Kelapa: Berhenti di perempatan Jalan Banda & Jalan Aceh (Seberang Kantor Pajak/ Depan GOR Saparua). (Letak tobucil satu rumah setelah Kantor Pajak).
Dari Arah Ledeng: Berhenti di depan Markas KODAM III SILIWANGI (seberang Hotel Hyatt). Jalan lurus. Kira-kira 5 menit sampai bertemu Kantor Pajak/ Depan GOR Saparua. Letak tobucil satu rumah setelah Kantor Pajak.

Angkot Jurusan St. Hall - Sadang Serang
Dari arah St. Hall: Berhenti di perempatan Jalan Lombok & Jalan Aceh (Seberang Graha Manggala Siliwangi). Belok kiri ke arah Jalan Aceh. Tobucil letaknya di sebelah Bimbingan Belajar Prosus INTEN atau di seberang Asrama Mahasiswa Sulawesi "Lontara".
Dari Arah Sadang Serang: Berhenti di perempatan Jalan Lombok & Jalan Aceh depan Graha Manggala Siliwangi). Nyebrang ke arah Jalan Aceh. Tobucil letaknya di sebelah Bimbingan Belajar Prosus INTEN atau di seberang Asrama Mahasiswa Sulawesi "Lontara".

Angkot Cicaheum - Kalapa
Dari Arah Cicaheum: Berhenti di perempatan Jalan Lombok & Jalan Aceh depan Graha Manggala Siliwangi). Nyebrang ke arah Jalan Aceh. Tobucil letaknya di sebelah Bimbingan Belajar Prosus INTEN atau di seberang Asrama Mahasiswa Sulawesi "Lontara".
Dari Arah Kebon Kelapa: Berhenti di perempatan Jalan Lombok & Jalan Aceh (Seberang Graha Manggala Siliwangi). Belok kiri ke arah Jalan Aceh. Tobucil letaknya di sebelah Bimbingan Belajar Prosus INTEN atau di seberang Asrama Mahasiswa Sulawesi "Lontara".

Angkot Antapani-Ciroyom
Dari Arah Antapani: Berhenti di perempatan Jalan Banda & Jalan Belitung. Nyebrang dan jalan ke arah Jalan Banda sampai menemukan kantor Pajak letaknya di perempatan Jalan Banda & Jalan Aceh. Letak Tobucil satu rumah dari Kantor Pajak.
Dari Arah Ciroyom: Berhenti di depan Markas KODAM III SILIWANGI. Jalan lurus. Kira-kira 5 menit sampai bertemu Kantor Pajak/ Depan GOR Saparua. Letak tobucil satu rumah setelah Kantor Pajak.

Sunday, June 14, 2009

Tas Baru Buat Theo


Masih dengan semangat merajut tas tangan bebentuk keranjang, Theo minta aku bikinin buat dia dengan benang mambo campuran berwarna merah.

Tas ini sebenernya udah selsesai cukup lama, karena aku bekal benang waktu ke Karimun Jawa bulan lalu. Hanya saja, baru selesai di pasang lapisan kain beberapa hari lalu dan selesailah pesanan tasnya Theo.

Berbeda dengan tas keranjang sejenis yang aku rajut pertama kali, tas ini bawahnya ga cukup lebar. aku sengaja menipiskan, biar bentuknya juga bisa lebih dapet.

Oya, tas ini aku jual dengan harga Rp. 175.000

Thursday, June 11, 2009

Kaos Untuk Ulang Tahun Madrasah Falsafah


Ini adalah strategi penggalangan dana untuk kegiatan ulang tahun madrasah falsafah yang kedua. Pada ulang tahun nanti madrasah falsafah akan menggelar acara pesta filsuf yang kegiatannya adalah diskusi maraton dari pk. 10.00 - 21.00. Ada empat sesi kegiatan dan kegiatan ini akan menghadirkan para pembicara dari Bandung, Jakarta, Yogjakarta. Nah untuk membiayai kegiatan ini, maka madrasah falsafah dan Tobucil menjual kaos-kaos bergambar karya-karya R.E. Hartanto. Gambar-gambar ini adalah bentuk dukungan Tanto terhadap kegiatan tobucil.

Kaos ini disablon sesuai dengan permintaan. Jadi kalo orang lebih banyak pesen gambar kwan im ini, ya yang di sablon cuma gambar ini aja. Jumlahnya pun sesuai dengan pesanan aja.

Yang kulakukan untuk mengerjakan kaos ini adalah menyediakan enam screen untuk enam gambar yang berbeda dan menyediakan kaos polos yang udah jadi. Setelah itu ya tinggal di sablon aja, karena gambar tanto bentuknya drawing 'rough lines' prosesnya jadi lebih mudah karena ga harus terlalu presisi juga. Kaos ini di jual seharga Rp. 80.000 dengan ukuran M dan XL dan bahan terbuat dari katun kombat (sangat nyaman dan dingin di pakenya) dan ga ada sambungannya.

Monday, June 8, 2009

D'Kumis a.k.a The Mustaches

Akhirnya jadi juga nih gerombolan amigurumi yang kukasih nama D'Kumis. Kumis ini jadi ciri khas figur amigurumi yang aku bikin dan tentunya mata dari kancing hitam dan putih juga. Bikinnya sih ga lama. Cuma ketagihannya itu loh.. duhhh bisa lupa deh semua kerjaan lain.. mana ide-ide bikin bentuk yang lain udah bermunculan di kepala.. sementara masih ada revisi laporan riset yang harus selesai tanggal 25.. ya udah selesaikan dulu laporannya sambil beramigurumi heheheheh.... yuk kita kenalan satu-satu..


Namanya Pinky Kumis a.k.a kumis panu heheheh.. karena efek benang ini membuat dia seperti punya panu sebadan-badan. Dia adalah amigurumi kedua yang aku bikin. Waktu itu memang pengen nyobain bikin yang kecil setelah si cabi kumis. meski masih terbata-baca mengcrochet kecil-kecil begini... tapi ya lumayan juga.. hihihi.. aku suka nih sama si pinky kumis ini..ukurannya ideal buat bikin yang sebesar ini tapi macem-macem..





Nah-nah si kura-kura ini namany blukul a.k.a cool blue kumis.. ini adalah amigurumi ketiga yang aku bikin. Sekalian latihan bikin setengah bola. Dian guru merendaku itu ngajarin bikin setengah bola yang ga perlu disambung (ga perlu bikin alas bentuk lingkaran trus setengah bolanya di satuin sama alasnya). Dian ngajarinnya bikin setengah bila yang langsung. Pas ngerjain alasnya agak ribet, karena butuh alat bantu lain untuk menahan sebelum semua tusukannya di tarik jadi satu. Tapi percobaannya cukup berhasil. Aku pake benang biru polos katun campuran, enak banget di crochetnya, empuk. Kepala, kaki, buntut.. pake benang wool sisa si cabi.


Kalo yang ini namanya Mixy Browny alias si kumis budug. Tapi aku suka sama benangnya bener-bener sisa terakhir dari cempedak wristlet yang pernah aku bikin. Ini juga benangnya kurang, jadi aja aku nyabut satu rendaan bunga dari benang ini buat bikin badan, tangan dan kakinya. Si budug telinganya aku renda langsung di kepalanya. Dan sepertinya cara seperti ini malah lebih rapi dan bikin telingannya jadi lebih nempel. Besarnya sih aku kira-kira aja. Setelah bikin si pinky panu, aku mulai terbiasa nih merenda yang sebesar ini. si budug sama si pinky panu besarnya kurang lebih sama.



Yang ini aku kasih nama Onde Kumis. kepalanya bulat sempurna seperti onde-onde. Lagian benang yang aku pake memberi efek taburan wijen di kepalanya seperti onde-onde aja.. heheheh.. (jadi pengen onde-onde nih..). Aku mulai bisa rapih nih bikin badan si onde yang setengah bola. Mulai tau gimana cara mengakalinya supaya rapi. Dan merenda dengan benang cb yang aku pake buat kepala, kaki dan badan ternyata cukup enak, meski itu benang terdiri dari banyak sekali ply, cuma benangnya ga seperti benang biasa yang di pilin jadi satu. Dia lebih empuk, ketika di pilin jadi satu, masing-masing plynya ga lari..


Aku kasih nama dia Pinky Star. Ini adalah percobaan pertamaku bikin bentukan bintang tiga dimensi. Dian yang menemukan polanya hehehe.. aku tinggal ngikutin dan berimprovisasi dari bentukan dasar ini. Menyenangkan, karena ternyata ga sulit bikin bintang, tinggal bermain di hitungan. Nah kalo bikin bintang ini, seperti bikin mangkok dan tutupnya. Tutupnya kalo di pinky star aku renda jadi satu. Sementara kalo tutupnya di satukan dengan cara di jahit, efeknya akan berbeda. Bintangnya akan terlihat lebih membundar di sisi-sisinya. Kalo di rajut seperti ini, efeknya malah jadi mempertegas bentuk bintangnya. Aku pengen bikin lagi nih bintang-bintang kaya begini.


Kalo si Cabi dah kenalan kan kemaren. Bentuk badannya memang agak terlalu besar kalo menurutku. Tapi ya biasa, karya pertama biasanya memang masih mengira-ngira. Takarannya belum pas. Aku malah jadi kepikiran untuk bikin yang ukuran besar yang bisa di peluk-peluk gitu buat boneka tidur dari benang besar. Gimana ya efeknya... mmmm.. cobain ah..

Di tengah rencana yang berjibun.. (belum lagi on going project yang jalan di tempat :D) dan pekerjaan-pekerjaan lain, aku pengen bikin macem-macem amigurumi buat acara crafty days nanti.. ya kita lihat saja.. seberapa banyak amigurumi yang berhasil aku bikin ya...

Thursday, June 4, 2009

1st Amigurumi: Si Kumis Cabi


Hai hai,
Perkenalkan, namaku Si Kumis Cabi, karya amiguruminya tarlen. Setelah berkali-kali mencoba dan gagal (karena bola kepala yang tarlen buat, selalu saja peang), akhirnya jadilah aku. Aku terbuat dari benang wool yang tarlen dapatkan secara obralan dari perjalanan dia mengunjungi toko-toko rajutan di NYC tahun lalu. Aku sebenernya terbuat dari satu benang yang sama, tapi karena warna benangnya gradasi, tangan, kaki dan kupingku, seperti terajut dari benang yang berbeda.

Mataku terbuat dari kancing-kancing bekas, tarlen sengaja membuatnya tumpuk dua: kancing putih yang berukuran lebih besar dan kancing hitam berukuran lebih kecil. Mataku seperti terbuat dari mata itik ya? tapi menurutku, mataku jauh lebih tiga demensi dengan dua macam dan ukuran yang beda... seperti ikan koki jadinya. Soal kumis, tarlen tuh sebenernya ingin membuat mulut untukku seperti aranzi aronzo, tapi setelah tergunting, jadinya kok malah mirip kumis dan jadi lucu juga.. ya sudah jadilah aku mahluk cabi dan berkumis. Kumisku terbuat dari kain felt dan di tempel dengan lem UHU. Oya badanku ini, berisi dacron loh yang di isi sebelum bagian-bagiannya di tutup mati. Isiannya cukup padat, makanya aku jadi gendut dan cabi (chubby).. tapi ya pede aja lagi.. :D

Temanku yang di foto itu, namanya miss jutek yang tarlen beli di sebuah counter handmade di cafe teko, ciumbuleuit, Bandung. Biar jutek, dia jadi temanku, sebelum tarlen membuat amigurumi dan boneka-boneka lain. Si tarlen ini dari kecil emang senang membuat mainan sendiri, terutama boneka dan baju-bajunya. Aku ga sabar, menantikan anggota keluarga Kumis lainnya atau teman-teman mis jutek lainnya biar tambah meriah.

Itu perkenalan dariku, sampai jumpa dengan anggota keluarga baru amigurumi yang lain...:)

xoxoxo..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...