Skip to main content

Coptic Binding Notebook

TautanAkhirnya berhasil juga nyobain teknik menjilid 'coptic'. Setelah sebelumnya nyobain bikin untuk mba Budshi tapi masih belum rapi. Sekarang nyoba lagi dan lumayan sukses untuk ukuran pemula.. :D Aku eskperimen ini, sebenernya sekalian nyoba bikin model baru untuk notebook yang aku bikin selanjutnya..

Sampul
Kardus bekas indomie (kalau jilidnya pengen terlihat tebal, bisa di rangkep jadi dua lapisan dus. Kenapa aku pake bahan kardus (dengan bagian tengahnya adalah corrugated, karena dia bisa memberi bentuk yang kaku, tebal tapi sekaligus ringan. Setelah itu sampulnya aku bungkus pakai bahan batik Garut yang warna-warnanya khas banget (warna-warna pastel). Di sini aku pakai dua motif dan dua warna yagn beda (sampul dan kancing) biar memberi aksen . Tali pengait aku pake tali elastik warna. Di notebook orange, elastiknya aku renda jadi tusuk rantai, soalnya kalo ga di renda, talinya keliatan terlalu tipis dan ga kuat (kaya di notebook warna hijau). Kuncinya aku bikin pake kancing bungkus yang aku bikin sendiri, aku punya alat pembuat kancing di tobucil, jadinya daripada ga dimanfaatkan.. :D. Kertas sampul dalam, aku bikin dengan memberi saku di sampul dalam depan dan belakang, biar bisa nyelipin macem-macem. Terbuat dari kertas BC warna.

Isi dan Jilid
Kertas untuk isi bukunya aku manfaatkan samson lokal 120 Gr (kertas sisa yang ada di tobucil). dan memang udah dipotong sejak lama tapi belum dikerjain aja. Untuk jilidnya, aku pake benang rami katun mambo sekalian memberi aksen warna pada bagian punggung bukunya.

Cara membuatnya bisa mengikuti panduan ini: http://www.cat-sidh.net/Tutorials/Binding.html

Foto karya ini bisa dilihat lebih banyak lagi di Album Flickrku

Comments

blogojan said…
wah wah wah..

gilak!!

aku jadi malu sendiri liat karya karyamu ini, mbak..

hahah :D

soalnya yang kemaren, aku nitip tukang potokopi buat njilidin..

jadi emang rapi pake jilid lem..

hehehe :d

aku pengen bikin lagi aaahhh..

hehehe :)
vitarlenology said…
eh jan, ntar kalo ke jogja aku ajarin cara jilid blocklem ya... dan coptic binding ini.. gampang kok..
vantiani said…
Aku sudah punya cover buku yang aku mau bikin jadi seperti ini. Kebetulan sekali aku menemukan post kamu ini! Yay! Aku mau coba bikin ah!

Dan punya mesin bikin kancing terdengar sangat menggoda jadinya:D
vitarlenology said…
ika, jangan lupa di posting hasilnya ya kalo dah jadi.. :)
erick wibowo said…
pengen belajar binding juga ahhhhh
erick wibowo said…
jadi pengen belajar binding juga nih....

Popular posts from this blog

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 
1 April 2015,  Disket Bekas Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyak😊 hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?
2 April 2015, Kardus Bekas Bir Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.
3 April 2015, …

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.