Monday, July 27, 2009

Studio Impian (Bagian 2): Meja Jahit


Akhirnya mesin jahit Brother Pacasetterku punya meja sendiri. Senangnya. Adi Marsiela yang menemaniku berburu meja, cukup jeli menemukan meja ini di antara deretan toko furniture second di Jalan Malabar Bandung.

Terbuat dari threeblock dan ada lacinya. Konstruksinya cukup kuat untuk menahan getaran mesin jahit. Ukurannya tidak terlalu lebar dan besar. Pas banget sama mesin jahitku. Setelah mesin jahit ini punya meja sendiri, lebih mudah untukku menjahit kapan saja aku mau. Liat aja itu setumpuk webbing yang siap di pasang di totebag sablonan yang sedang aku bikin untuk salah satu merchandise tobucil dan kegiatannya. Selamat datang meja jahit. Selamat mengisi studio tobucil..:)

3 comments:

bagas said...

Mbak berapa harga mejanya..??

sepertinya mau perlu juga nih

makasih ya..

bagas said...

Harganya berapa Mbak ??

Sepertinya mau perlu juga nih

Makasih sebelumnya..

vitarlenology said...

harga mejanya 200 ribu lumayan sih ga terlalu mahal karena kayunya lumayan bagus..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...