Skip to main content

Desain Stiker Tobucil

Ini adalah desain stiker untuk tobucil. Aku bikinnya udah lama sih.. awal tahun ini dan sudah di produksi juga dengan teknik print digital (print laser color di atas kertas stiker cromo) aku print di tempat langgananku di Polar (Jalan Pungkur, Bandung). Stikernya juga di jual di tobucil.

Beberapa desain, seperti gambar meteran itu, aku daur ulang dari desain lama pembatas buku tobucil, tinggal aku ganti warnanya aja. Gitu juga sama yang pohon-pohon. Awalnya gambar pohon ini aku bikin untuk poster crafty days 'Recycle Attack'. Setelah itu, si pohon dengan mengganti bagian daun-daunnya, aku buat juga untuk desain header blog tobucil. Kalau desain yang bangunan itu, sebenernya itu juga daur ulang dari desain postcard promosinya tobucil, tapi trus aku rapihin lagi. Di sini aku coba main di warna. Memadupadakan warna, cari kombinasi yang enak tapi ga biasa juga. Buku warna peninggalan R.E. Hartanto, cukup membantu untuk kombinasi warna. Sebenernya dengan teknologi print digital sekarang, sangat membantu untuk memproduksi desain-desain yang aku bikin. Apalagi di Polar dia pake printer laser 7 warna, jadi warnanya bisa lebih akurat dan kalau ngeprint banyak bisa dapet diskon loh.. hehehhe..

Comments

angki said…
ini semua desainmu tarlen? coool ;) dibayar berapa sama polar untuk promosi? hehehehe.. kalau aku biasanya di masterprint. tapi mungkin lain kali bisa coba ke polar yaaa ;) TFS! :)
vitarlenology said…
heheheh.. aku dapet diskon lumayan di polar karena langganan juga.. belum pernah nyobain di masterprint..:)

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 
1 April 2015,  Disket Bekas Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyak😊 hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?
2 April 2015, Kardus Bekas Bir Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.
3 April 2015, …

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.