Skip to main content

Kelas 'Charlie Tote Bag Bolak Balik' Di Buka Kembali


Polanya aku dapat dari situs http://www.burdastyle.com cuma sakunya (yang berfungsi sebagai dompet) aku tambahin dengan mengadaptasi totebag yang aku dapet dari 'target' di pameran Brooklyn Design tempo hari. Masang resletingnya emang agak repot kalo pake mesin jahit, makanya aku bikin sakunya dulu dan pasang resletingnya sekalian pake jahit tangan, setelah itu, baru di jahit bagian badan tasnya trus nempelin sakunya juga pake jahitan mesin.

Ya begitulah hasilnya.. tasnya bisa di bolak balik.. kalo bosen pake sisi yang kotak-kotak merah, bisa di balik pake sisi yang garis-garis biru. Selain itu, ini tas juga bisa dilipat dalam dompetnya dan jadi tas belanja atau tas tambahan pengganti kantong plastik. Praktis kan.. Kalau masih bingung bisa ikut kursusnya di tobucil, kelas baru akan dibuka kembali bulan maret tanggal 14 dan 28 Maret 2009, Pk. 10.00 - 11.30 biaya pendaftarannya Rp. 50.000/pertemuan tidak termasuk bahan. Pendaftaran bisa menghubungi Tobucil & Klabs.

Lebih jelas foto-foto Charlie Tote Bagnya bisa dilihat disini

Comments

fatma said…
dear mba tarlen,
aku pengen ikutan bikin tote bag-nya,
tapi tgl 14 dah kelewat...
T_T,
trus tgl 28 g bisa ada kerjaan ke luar kota ...
T_T.
adain tahap 3 nya dong,,

desperately hoping,,
fatma
vitarlenology said…
halo fatma, gimana kalo kamu kasih tau jadwal kamu yang lowong, nanti disesuaikan dengan jadwalku, kalo cocok aku bikin pertemuan khusus buatmu..
dear tarlen,
Apakah di Bulan September ada kelas lagi? Rencana libur Lebaran aku ke Bandung. Atau kapan terdekat setelah September? Nuhun...
vitarlenology said…
mba henny, email saya aja kapan mau ke bandungnya.. nanti saya bikin kelas khusus deh buat mba henny.. :)

Popular posts from this blog

Hari #16: Cara Membuat Kantong 'Gehu' Kertas Dari Kertas Bekas

Tadi itu temenku telpon, "len, request dong.. bikinin tutorial cara bikin kantong gehunya tobucil.. temen nih pengen bikin, tapi lupa lagi caranya.." sebenarnya aku udah pernah bikin tutorial ini dalam bentuk ilustrasi yang dibikin sahabatku tanto, tapi ga ada salahnya aku bikin lagi khusus buat ramadhan tutorial project kali ini. Kantong gehu, begitulah aku dan teman-teman di tobucil menyebutnya. Karena kantong kertas macam ini biasanya dipakai buat bungkus gorengan (gehu,cireng, bala-bala, pisang, combro.. :D), tapi sejak awal tobucil berdiri, 2001, kantong kertas dari kertas bekas ini sudah dipakai untuk pengganti kantong kresek. Jadi teman-teman yang udah pernah berkunjung dan berbelanja di tobucil, pasti pernah bertemu dengan si kantong gehu ini. Caranya gampang banget.. Oya tutorial kali ini aku dibantu oleh Ipey dan Agus Rakasiwi sebagai model tanpa wajah..

Bahan yang dibutuhkan: kertas bekas ukuran bebas, lem kayu (lem putih).

1. Lipat kertas 1/4 dari ukuran keseluruh…

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. 
1 April 2015,  Disket Bekas Hari pertama dibuka dengan mendaur ulang disket bekas jadi notebook. Lumayan, temen-temen tau kalo aku pengumpul 'sampah' kaya begini jadi mereka suka buang sampah disket dengan mengirimkannya padaku makanya stok disket lumayan banyak😊 hayooo siapa yang belum pernah ngalamin ngetik dan di save di disket?
2 April 2015, Kardus Bekas Bir Notebook ini buat dari kardus bekas tempat bir corona. Aku suka dengan perpaduan warna kuning biru. Di bagian tengah ada pegangan untuk menjinjing. Tanpa mengurangi banyak bagian, akhirnya kardus bekas ini berubah jadi notebook yang cukup kuat.
3 April 2015, …

"Petra d/h Hosana" Tempat Berburu Manik-manik Murah di Bandung

Buat kamu yang di Bandung, yang bingung mencari di mana tempat mencari manik-manik: Jepang, kayu, kristal, dan perlengkapan jahit menjahit, ada tempat bernama Petra dulu bernama Hosana di Jalan Asia Afrika, hanya beberapa toko saja dari perempatan Jalan Asia Afrika dan Otista. Di Bandingkan dengan "Dunia Baru" di Otista (tunggu pembahasan berikutnya), Hosana lebih murah. Selain itu, cukup enak milih manik-manik dari berbagai jenis, karena pengaturannya yang di bikin seperti swalayan.

Selain itu, perlengkapan untuk kerajinan asesoris juga lumayan lengkap dan murah. Termasuk juga aneka tali untuk bikin kalung. Untuk peralatan jahit seperti pita-pita, renda, kancing, aplikasi, ga terlalu lengkap sih, ga selengkap Dunia Baru.

Sangat direkomendasikan untuk mencari perlengkapan kerajinan asesoris.
Alamat Jalan Asia Afrika (Dekat perempatan Otista) Bandung.